Rocky Gerung: Saya Harap Jokowi Tetap Pelihara Politik Oligarki

Reza Gunadha, Hernawan

Selasa, 01 Desember 2020 | 15:22 WIB
Rocky Gerung: Saya Harap Jokowi Tetap Pelihara Politik Oligarki
Rocky Gerung dan Jokowi (Instagram @jokowi)

Suara.com - Pengamat Politik Rocky Gerung dan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun berbincang-bincang perihal Habib Rizieq Shihab yang dirasa membuat Istana kelabakan.

Rocky Gerung mengatakan, kini Habib Rizieq tinggal menunggu momentum yang tepat untuk melebarkan sayap politiknya. Dia menyinggung soal politik oligarki yang menurutnya erat kaitannya dengan Presiden Jokowi.

"Jadi Habib Rizieq cuma menunggu momentum aja. Tergantung Jokowi mau membuka pembicaraan, mengubah politik oligarki," ujar Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com dari tayangan dalam kanal YouTube Refly Harun.

"Tapi saya harap Pak Jokowi tetap memelihara politik oligarki, buzzer-buzzer tetap arogan. Biar dipercepat.....," sambungnya diiringi tawa Rocky Gerung dan Refly Harun.

"Dipercepat pembuluh darah. Kan ini konsekuensinya," tukas Rocky Gerung.

Rocky Gerung(YouTube/Refly Harun).
Rocky Gerung(YouTube/Refly Harun).

"Ini yang dipercepat pecahnya pembuluh darah ya, bukan yang lain," kata Refly Harun menegaskan ucapan Rocky Gerung.

Dalam bincang-bincang itu, Rocky Gerung juga menyebut Habib Rizieq membuat Istana susah tidur.

Pasalnya, menurut dia Istana selalu terngiang-ngiang dengan Habib Rizieq kedepannya akan seperti apa.

"Itu nama yang bikin istana susah tidur karena terngiyang-ngiyang terus di kuping mereka. Besok Habib Rizieq ngundang siapa, mengucapkan kalimat apa, besok Habib Rizieq diwawancara siapa," terang Rocky Gerung.

Oleh sebab itu, Rocky Gerung lalu menuding pemerintah saat itu kehilangan fokusnya hanya karena masalah Habib Rizieq yang lambat-laun menurutnya akan berkembang.

"Istana kehilangan fokus karena ada sumbu politik baru yang akan tumbuh nasional," tukas Rocky Gerung.

Perihal munculnya sumbu politik baru, Rocky Gerung lantas menyinggung keberadaan Gatot Nurmantyo yang sebelumnya juga banyak disorot publik.

"Sumbu pendek atau sumbu panjang?" tanya Refly Harun.

"Sumbu pendek karena hanya dari Menteng ke Petamburan. Gatot Nurmantyo dan Habib Rizieq," balas Rocky Gerung.

Rocky Gerung menerangkan, Habib Rizieq nantinya akan datang pada momentum yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung: Saya Anggap FPI Preman

Rocky Gerung: Saya Anggap FPI Preman

Batam | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:17 WIB

Rocky Gerung Pernah Jengkel dengan FPI: Saya Anggap Mereka Preman

Rocky Gerung Pernah Jengkel dengan FPI: Saya Anggap Mereka Preman

Sumsel | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:06 WIB

Jika Tak Datang, Polda Akan Panggil Lagi Rizieq dan Menantu Kamis Depan

Jika Tak Datang, Polda Akan Panggil Lagi Rizieq dan Menantu Kamis Depan

Banten | Selasa, 01 Desember 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB