PKS Soroti Pernyataan Polri Soal Kotak Amal Jadi Sumber Dana Teroris

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 03 Desember 2020 | 10:10 WIB
PKS Soroti Pernyataan Polri Soal Kotak Amal Jadi Sumber Dana Teroris
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraski PKS Bukhori Yusuf mengaku belum yakin apabila pernyataan Polri soal adanya dana kotak amal yang digunakan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) benar adanya.

Bukhori khawatir apabila pernyataan tersebut hanya bakal menambah kesan Islamophobia. Karena itu, Polri dinilai perlu mendalami kasus penyalahgunaan dana kotak amal untuk pembiayaan aksi teror.

"Saya masih belum yakin sepenuhnya bahwa kotak amal itu menjadi sumber dana utama bagi kegiatan JI. Saya meminta agar Polri hati-hati dalam menyampaikan statement. Jangan sampai masuk dalam perangkap Islamophobia," kata Bukhori dihubungi Suara.com

Bukhori memandang pernyataan Polri soal kotak amal dipakai biayai terorisme bisa berdampak besar kepada masyarakat, teruatam mereka yang menganut agama Islam.

"Sehingga masyarakat akhirnya enggan beramal ke Masjid. Jika ada satu atau dua Masjid yang kebetulan misalnya ya jangan dikatakan kotak amal Masjid jadi penyokong kegiatan JI," kata Bukhori.

Sumber Dana Teroris

Kotak amal minimarket di Indonesia biayai teroris Jamaah Islamiyah. Kotak amal minimarket ini jadi salah satu sumber dana Jamaah Islamiyah.

Hal itu dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono.

Laporan Terkini.id -- jaringan Suara.com menyebutkan polisi menemukan Jamaah Islamiyah (JI) memiliki sejumlah dukungan dana.

baca juga

"Polri menemukan bahwa JI memiliki sejumlah dukungan dana yang besar. Dana ini sumbernya dari badan usaha milik perorangan, atau milik anggota JI sendiri," kata Brigadir Jenderal Awi Setiyono di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Awi Setiyono bahkan mengatakan bahwa Jamaah Islamiyah mendapat dana dari sejumlah kotak amal di minimarket yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Penyalahgunaan fungsi dana kotak amal yang kami temukan terletak di minimarket yang ada di beberapa wilayah di Indonesia," ungkap Awi Setiyono.

Adapun dana-dana tersebut digunakan oleh JI untuk operasi memberangkatkan para teroris ke Suriah dalam rangka pelatihan militer dan taktik teror.

Selain itu, dana dari kotak amal minimarket tersebut juga digunakan untuk membayar gaji rutin para pimpinan Markaziah JI dan membeli senjata, termasuk bahan peledak.

"Serta pembelian persenjataan dan bahan peledak yang akan digunakan untuk amaliyah atau jihad organisasi JI," imbuh Brigadir Jenderal Awi Setiyono.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah meringkus Taufik Bulaga (TB) alias Upik Lawanga, terduga perakit bom di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz-Carlton, Senin (23/11/2020). Awi mengatakan bahwa Upik Lawanga merupakan aset berharga bagi jaringan teroris JI.

"Profil yang bersangkutan 14 tahun buron sehingga wajahnya sudah mulai berubah. UL ini merupakan aset berharga JI karena dirinya adalah penerus Dokter Azhari sehingga yang bersangkutan sengaja disembunyikan oleh kelompok JI dan berpindah-pindah tempat," ujar Awi.

Upik Lawanga ditangkap oleh kelompok internal JI yang berfungsi untuk mengamankan aset berharga jaringan teroris tersebut.

"Di JI sendiri ada namanya bidang Tholiah. Bidang ini mengamankan aset dan orang-orang JI yang dilindungi," ungkat Awi.

Berdasarkan keterangan Awi, Upik Lawanga melarikan diri dari Poso pada tahun 2007 melalui jalur Makassar-Surabaya-Solo sampai dengan menetap di Lampung.

Densus 88 Antiteror telah menyelidiki anggota JI yang lain yang sengaja disembunyikan oleh Upik Lawanga.

"Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan oleh Densus 88 Antiteror, Upik Lawanga ini melakukan aksi terorisnya jaringan JI di Sulawesi Tengah ternungkap antara lain pascakonflik Poso 2001. Kelompok JI turun ke Poso untuk melakukan pelatihan militer kepada pemuda-pemuda muslim Poso," jelas Awi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kotak Amal Minimarket jadi Dana Teroris, DPR: Bersedekah Harus Selektif

Kotak Amal Minimarket jadi Dana Teroris, DPR: Bersedekah Harus Selektif

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:19 WIB

Ali Imron Mantan Bomber Bali: Teroris Itu Mendambakan Kerusuhan!

Ali Imron Mantan Bomber Bali: Teroris Itu Mendambakan Kerusuhan!

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 18:31 WIB

Upik Lawanga Pakai Uang Kotak Amal di Minimarket untuk Terorisme

Upik Lawanga Pakai Uang Kotak Amal di Minimarket untuk Terorisme

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:19 WIB

Kotak Amal Minimarket Indonesia Biayai Aksi Teror Teroris Jamaah Islamiyah

Kotak Amal Minimarket Indonesia Biayai Aksi Teror Teroris Jamaah Islamiyah

Banten | Rabu, 02 Desember 2020 | 08:27 WIB

Polri: Kotak Amal Minimarket Sumber Dana Teroris Jamaah Islamiyah

Polri: Kotak Amal Minimarket Sumber Dana Teroris Jamaah Islamiyah

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 08:12 WIB

Pengakuan Tetangga Terduga Teroris di Sumsel: Ia Suka Berkata Bid'ah

Pengakuan Tetangga Terduga Teroris di Sumsel: Ia Suka Berkata Bid'ah

Sumsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 07:13 WIB

Gus Sahal: Orang Islam Harus Mengakui Terorisme Penyakit Umat Muslim

Gus Sahal: Orang Islam Harus Mengakui Terorisme Penyakit Umat Muslim

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 18:15 WIB

Terkini

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:05 WIB

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:55 WIB

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

×