Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

M Nurhadi

Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB
Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen
Pantai Indah Kapuk PIK. [sedayuindocity]
baca 10 detik
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk mencatat penurunan liabilitas sebesar Rp2 triliun hingga kuartal ketiga 2026.
  • Perusahaan meraup pendapatan usaha Rp3,7 triliun serta laba bersih Rp1,9 triliun pada periode tersebut.
  • Manajemen sukses memperkuat permodalan melalui eksekusi aksi korporasi private placement pada Juni 2026 lalu.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (kode saham: PANI) melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang sangat impresif sepanjang sembilan bulan pertama (9M) di tahun 2026. Perusahaan yang bergerak sebagai raksasa pengembang kawasan properti ini tidak hanya sukses menekan kewajiban finansialnya, tetapi juga meraup lonjakan laba bersih secara agresif.

Merujuk pada publikasi laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026, total kewajiban atau liabilitas PANI tercatat berada di angka Rp16,9 triliun. Realisasi ini menunjukkan adanya penyusutan liabilitas sebesar Rp2 triliun, atau merosot 10,4 persen apabila dikomparasikan dengan posisi tutup buku per 31 Desember 2025 yang saat itu menembus angka Rp18,9 triliun.

Manajemen perseroan memaparkan bahwa keberhasilan dalam mereduksi beban kewajiban finansial ini berkorelasi langsung dengan tingginya kelancaran proses serah terima produk-produk properti siap huni kepada para konsumen.

Di saat liabilitas mengalami penyusutan, posisi total aset PANI justru menunjukkan tren ekspansif. Nilai aset perseroan terkatrol naik menjadi Rp51,1 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp50,6 triliun pada akhir 2025. Kenaikan yang sama juga tercermin pada sisi ekuitas perusahaan yang tumbuh sebesar delapan persen. Pertumbuhan modal bersih ini ditopang oleh dua faktor fundamental, yakni akumulasi perolehan laba bersih dan penyuntikan modal anyar melalui rangkaian aksi korporasi.

Salah satu aksi korporasi strategis yang menjadi motor penggerak permodalan adalah eksekusi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV, atau yang lumrah dikenal sebagai private placement, pada bulan Juni 2026 lalu.

Melalui penerbitan 72.476.600 lembar saham baru yang dipatok pada harga pelaksanaan (exercise price) Rp6.875 per saham, PANI sukses menghimpun suntikan dana segar senilai kurang lebih Rp498 miliar. Suntikan likuiditas tersebut dialokasikan secara khusus untuk mempertebal struktur permodalan induk, sekaligus mendanai ekspansi kegiatan usaha sejumlah entitas anak, di antaranya PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.

Seiring dengan solidnya pertumbuhan ekuitas dan menyusutnya beban utang, indikator rasio utang terhadap ekuitas atau debt-to-equity ratio (DER) perseroan mencatatkan perbaikan yang sangat memuaskan, turun dari level 0,02 kali menjadi 0,01 kali.

Bergeser ke sisi pencapaian kinerja usaha (top line), PANI sukses meraup pendapatan usaha sebesar Rp3,7 triliun selama sembilan bulan pertama 2026. Capaian pendapatan tersebut merepresentasikan tingkat pertumbuhan solid sebesar 19 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kinerja fundamental perseroan semakin bersinar pada baris laba bersih (bottom line). Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat menembus angka jumbo sebesar Rp1,9 triliun. Pencapaian profitabilitas tersebut meroket sangat tajam hingga 145 persen apabila disandingkan dengan periode sembilan bulan yang sama di tahun lalu.

baca juga

Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa torehan kinerja moncer ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi strategi pengembangan usaha, di tengah tingginya dinamika perubahan indikator makroekonomi domestik.

“Kondisi keuangan kuartal tiga cukup solid dan kami terus menjalankan kegiatan usaha secara konsisten, tidak ada perubahan signifikan namun kami berusaha beradaptasi dengan perkembangan pasar dan perubahan kondisi ekonomi yang terjadi,” jelas Sugianto dalam keterangan resmi yang dirilis pada Minggu (1/11/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:30 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Terkini

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×