Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sakit

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 07 Desember 2020 | 15:26 WIB
Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sakit
Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei. [HO/Khamanei.ir/AFP]

Suara.com - Kesehatan pemimpin tertinggi spiritual Islam Syiah Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan tengah memburuk.

Hal tersebut diketahui dari Jurnalis Iran Mohamad Ahwaze yang menulis di Twitter tentang kesehatan Ayatollah Ali Khamenei.

Ia juga menuliskan, Ayatollah Ali Khamenei menyerahkan kewenangannya sebagai marja kepada sang putra, Mojtaba Khamenei.

Untuk diketahui, marja adalah orang yang menjadi tempat rujukan untuk diikuti dalam masalah-masalah fikih oleh umat muslim Syiah. Marja juga memunyai kewenangan menerbitkan fatwa-fatwa.

Menyadur News Week Senin (07/12), Ahwaze yang menulis dalam bahasa Arab juga mengatakan keputusan ini diambil karena meningkatnya ketegangan dengan Israel dan AS.

"Presiden Iran Hassan Rouhani dijadwalkan bertemu pada hari Jumat dengan Pemimpin Iran Khamenei, pertemuan antara Khamenei dan Rouhani dibatalkan karena kondisi kesehatan Khamenei memburuk," tulis Ahwaze.

Ahwaze menulis penyebab sakitnya Khamenei belum diketahui, namun kemungkinan karena kanker prostat. Ahwaze mengklaim kondisi Khamenei memburuk dalam semalam.

Ahwaze, yang memiliki banyak follower di Twitter, pernah mengungkap sejauh mana Covid-19 mewabah Iran, bahkan ketika pihak berwenang mencoba meremehkannya.

`Pemimpin Agung Ali Khamenei. (AFP)
`Pemimpin Agung Ali Khamenei. (AFP)

Khamenei akan mengundurkan diri di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel setelah pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 27 November.

baca juga

Pemimpin politik dan agama telah menunjukkan tanda-tanda penyakit di masa lalu dan dikabarkan menderita kanker prostat. Tetapi juga sangat tidak biasa bagi pemimpin tertinggi untuk mentransfer kekuasaan dengan cara ini.

Pejabat Iran menyalahkan Israel atas pembunuhan Fakhrizadeh dan menjanjikan pembalasan. Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan "balas dendam dan hukuman berat".

AS dan Israel adalah sekutu yang kuat dan pemerintahan Trump telah mendukung kebijakan Israel di wilayah tersebut di masa lalu.

Keputusan Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran juga meningkatkan ketegangan dalam beberapa tahun terakhir.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengunjungi Israel kurang dari dua minggu sebelum kematian Fahkrizadeh sementara itu Israel belum menyatakan bertanggung jawab atas kematian Fahrkrizadeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayatollah Ali Khamenei Mengolok-olok Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Ayatollah Ali Khamenei Mengolok-olok Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Sulsel | Rabu, 04 November 2020 | 14:24 WIB

Twitter Bolehkan Cuitan Ayatollah Khamenei soal Penghancuran Israel

Twitter Bolehkan Cuitan Ayatollah Khamenei soal Penghancuran Israel

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:00 WIB

Pemimpin Agung Iran Khamenei: Demo George Floyd Ungkap Wajah Asli Amerika

Pemimpin Agung Iran Khamenei: Demo George Floyd Ungkap Wajah Asli Amerika

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 16:04 WIB

Terkini

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

×