10 Website Pemerintah Dihack, Majelis Rasulullah SAW Klarifikasi

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 Desember 2020 | 20:12 WIB
10 Website Pemerintah Dihack, Majelis Rasulullah SAW Klarifikasi
10 website pemda dihack (ist)

Suara.com - Beredar pesan berantai berisi pengumuman 13 website pemerintah daerah di beberapa kota di Indonesia diretas atau di-hack. Hacker tersebut mengatasnamakan diri kelompok tertentu. 

Atas kejadian tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Majelis Rasulullah SAW membuat klarifikasi. "Kami dari  Keluarga Besar Majelis Rasulullah tidak melakukan apa yang disebut dalam pemberitaan-pemberitaan tersebut. Majelis Rasulullah SAW dalam kiprah dakwahnya mengajak masyarakat untuk meneladani suri tauladan kita Rasulullah SAW dalam semua aspek kehidupan.

Kami berdoa dan berharap Masyarakat Indonesia khususnya Muslimin untuk saling bersatu dan berkasih sayang antar sesama. Semoga Allah SWT segera mengangkat segala bala dan musibah yang menimpa negeri ini".

Sebelumnya, sebanyak 13 laman pemerintah daerah yang diretas oleh hacker tersebut antara lain:

1. https://bkpsdm.serangkota.go.id/
2. https://bappeda.kedirikota.go.id/
3. https://jdih.banjarkab.go.id/
4. https://sidalmentel.batangkab.go.id/
5. https://pdam.probolinggokota.go.id/
6. https://bkd.kedirikota.go.id/
7. https://disperikan.sampangkab.go.id/
8. https://bacukikibarat.pareparekota.go.id/
9. https://sandi.pemkomedan.go.id/
10. https://jdihdprd.bimakab.go.id/
11. https://radarjember.jawapos.com/
12. radarjogja.jawapos.com
13. https://radarsemarang.jawapos.com/

Aksi peretasan berjamaah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes mendesak pemerintah segera mengadili pentolan FPI Rizieq Shihab yang dinilai telah membuat keonaran.

Bahkan, hacker juga mengancam akan melakukan aksi peretasan susulan dalam jumlah besar terhadap website-website lainnya di Indonesia.

"Web itu dijebol atas keresahan mengenai kegaduhan FPI yang terjadi akhir-akhir ini, hacker mengancam akan ada aksi susulan dalam jumlah besar kepada web-web lain di Indonesia," demikian narasi pesan berantai tersebut seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/12/2020).

10 website pemda dihack (ist)
10 website pemda dihack (ist)

Dari penelusuran Suara.com, sepuluh laman pemerintah daerah yang diklaim telah diretas tersebut memang benar-benar diretas.

baca juga

Salah satunya website milik Bappeda Kota Kediri  yang tak bisa diakses. Website tersebut menampilkan latar hitam dengan tulisan 'Hacked by Majelis Rasulullah Ahlussunnah wal Jama'ah Cyber Army'.

Hacker juga mengecam kehadiran Rizieq Shihab di Indonesia yang dinilai hanya mengajari masyarakat saling membenci dan memaki.

Para hacker website tersbeut juga mendesak agar aparat segera melanjutkan proses peradilan kasus Rizieq yang sempat terhenti, seperti chat mesum dengan Firza Husein.

10 website pemda dihack (ist)
10 website pemda dihack (ist)

Berikut isi pesan hacker pada 10 website pemerintah yang diretas:

"Indonesia raya ini lahir dengan fitrah kebhinekaan
Indonesia lahir dari ribuan suku ras dan agama, dan bahasa, rayuan pulau kelapa adalah Indonesia
dan hari hari ini sosok
Rizieq Shihab datang dengan pongahnya mengoyak merobek persatuan dan kesatuan kita.
Kita diajari saling benci membenci
Kita diajari saling caci dan maki
Mengajarkan kita untuk saling sesat menyesatkan ujaran kebenciannya, kata kata kotornya.
Dan selalu berkedok dengan jubah putih berjuluk habib, jauh dari sifat mulia sang pembebas Muhammad Rasullullah SAW.

Jangan lupa kasus mesumnya dengan Firza...
Jangan lupa hinaan dia tentang Pancasila...
Jangan lupa dia membutakan Gus Dur...
Jangan lupa bahwa dia dan FPI nya telah melahirkan Kaum Radikal dan Intoleran di negeri ini...
Ayo... semua rakyat indonesia
para penegak hukum jangan kasih kendor, tegaslah,hukumlah yang setimpal.
Rakyat Indonesia merindu dengan tutur kata santun dan kehidupan damai.
Kami sudah muak, penak, dan lelah dengan segala hiruk pikuk yang didengungkan seorang Rizieq Shihab."

Selain 10 website pemerintah daerah, tertulis pula tiga website media daring grup Jawa Pos yang diklaim telah diretas.

Ketiga website tersebut adalah Radar Jember, Radar Jogja dan Radar Semarang.

Namun, saat Suara.com menelusuri alamat website ketiga media tersebut, tidak muncul tulisan hacker seperti yang ditemui di 10 website pemerintah daerah lainnya.

Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi pihak terkait mengenai peretasan 10 website pemerintah daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Rekonstruksi Tewasnya 6 Laskar, Ketum FPI: Banyak yang Janggal

Soal Rekonstruksi Tewasnya 6 Laskar, Ketum FPI: Banyak yang Janggal

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 19:06 WIB

Cuma Muat Satu Tahanan, Rizieq Balik ke Sel Lama Kasus Kerusuhan Monas

Cuma Muat Satu Tahanan, Rizieq Balik ke Sel Lama Kasus Kerusuhan Monas

Jabar | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:49 WIB

Twitter TMC Polda Metro Hapus Twit Diduga Singgung FPI, Warganet Penasaran

Twitter TMC Polda Metro Hapus Twit Diduga Singgung FPI, Warganet Penasaran

Banten | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:40 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×