Punya Vaksin Sendiri, Cina Juga Pesan Vaksin BioNTech Seharga Rp8,5 Triliun

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 16 Desember 2020 | 15:28 WIB
Punya Vaksin Sendiri, Cina Juga Pesan Vaksin BioNTech Seharga Rp8,5 Triliun
DW

Suara.com - Perusahaan Fosun Pharmaceutical mengatakan pada Rabu (16/12), akan membeli setidaknya 100 juta dosis vaksin Covid-19 dari BioNTech Jerman untuk digunakan di Cina daratan, jika vaksin itu disetujui otoritas setempat.

Pemerintah Cina belum mengumumkan kesepakatan pasokan vaksin dengan pembuat obat dari negara-negara Barat, yang beberapa juga bermitra dengan perusahaan lokal.

Namun, perusahaan Fosun Pharmaceutical Group di Shanghai mengatakan, mereka akan mendapatkan 60% dari laba kotor tahunan dari penjualan dosis yang akan dibuat dari bahan curah impor, dan 65% dari keuntungan penjualan dosis impor yang siap pakai.

Perusahaan itu saat ini bermitra dengan BioNTech Jerman. Untuk pembelian awal 50 juta dosis, Fosun akan melakukan pembayaran di muka kepada perusahaan BioNTech Jerman sebesar 250 juta euro (Rp 4,25 triliun) - setengahnya akan dibayarkan pada 30 Desember, dan sisanya setelah vaksin BioNTech mendapat persetujuan regulator Cina, kata perusahaan itu di bursa saham Hong Kong.

Untuk 100 juta dosis vaksin, Fosun akan membayar 500 juta Euro (Rp8,5 triliun). Sejau ini, vaksin yang dikembangkan oleh BioNTech dan mitranya dri AS, Pfizer Inc, sudah mulai diberikan juga kepada publik di Inggris dan Amerika Serikat, setelah mendapatkan lisensi untuk penggunaan segera.

Uni Eropa mengatakan akan segera melisensi vaksin BioNTech selambatnya 21 Desember. Persiapan vaksinasi di seluruh Eropa sudah dilakukan sejak beberapa minggu lalu.

Uji klinis kandidat vaksin BioNTech sudah dilakukan di Cina Fosun Pharmaceutical di Shanghai sebelumnya telah melakukan uji klinis di Cina dengan dua kandidat vaksin Covid-19 dari BioNTech, namun belum mendapat persetujuan dari otoritas kesehatan dan perdagangan obat di negara itu.

Cina telah memberikan status penggunaan darurat kepada dua kandidat vaksin lokal dari Sinopharm dan Sinovac Biotech Ltd.

Sedangkan vaksin dari CanSino Biologics Inc mendapat persetujuan untuk penggunaan militer. Tetapi Cina juga bermaksud membeli vaksin-vaksin yang diproduksi di negara lain.

baca juga

Perusahaan Shenzhen Kangtai Biological Products Co Ltd. sedang meningkatkan kapasitas produksi untuk untuk menghasilkan setidaknya 100 juta dosis kandidat vaksin dengan mitra dari Inggris AstraZeneca akhir tahun ini.

Hari Selasa (15/12), perusahaan Rhodiola Pharmaceutical Holding Co mengatakan telah setuju untuk menggandakan pasokan vaksin buatan Rusia, Sputnik-V, yang dibuatnya untuk dikirim ke Rusia.

Perusahaan itu menargetkan peningkatan produksi vaksin untuk 40 juta warga Rusia sampai tahun depan. hp/rap (rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

×