Panel Penasihat AS Beri Lampu Hijau untuk Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 11 Desember 2020 | 12:39 WIB
Panel Penasihat AS Beri Lampu Hijau untuk Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Coşkun)

Suara.com - Panel penasihat pemerintah Amerika Serikat mendukung vaksin Covid-19 nuatan Pfizer-BioNTech, sebuah langkah penting menuju persetujuan akhir penggunaan vaksin tersebut.

Menyadur Al Jazeera, Jumat (11/12/2020) panel penasihat luar untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Kamis malam memilih 17-4 mendukung vaksin, dengan satu abstain.

Panel penasihat memutuskan bahwa manfaat vaksin Pfizer-BioNTech lebih besar daripada risiko untuk digunakan oleh individu berusia 16 tahun ke atas.

FDA diharapkan akan mengesahkan distribusi vaksin dalam beberapa hari mendatang. Itu berarti jutaan warga AS akan segera mendapatkan suntikan vaksin.

"Orang Amerika ingin kami melakukan tinjauan ilmiah, tetapi saya pikir mereka juga ingin kami memastikan bahwa kami tidak membuang-buang waktu untuk urusan dokumen dibandingkan dengan mengambil keputusan," kata Komisaris FDA Stephen Hahn.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Inggris dan Kanada sudah lebih dulu mengesahkan vaksin Pfizer-BioNTech, dengan dosis pertama diberikan di Inggris awal pekan ini. Sedangkan Kanada mengatakan vaksin akan siap diberikan mulai Senin depan.

Amerika Serikat telah mencatat lebih dari 15,5 juta kasus Covid-19 sejak dimulainya pandemi, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins, dan lebih dari 291.000 kematian.

AS mengalami lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini karena cuaca dingin yang mendorong orang-orang tetap di dalam ruangan, tempat virus dapat lebih mudah menyebar.

Rumah sakit kewalahan dan pejabat lokal di beberapa negara bagian AS kembali menerapkan lockdown untuk membendung penyebaran virus. Banyak yang berharap bahwa vaksin yang disetujui dapat mengendalikan pandemi.

Jutaan dosis

Mengutip orang-orang yang mengetahui perencanaan FDA, The New York Times melaporkan pada hari Kamis bahwa badan tersebut berencana untuk mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer-BioNTech pada hari Sabtu.

FDA akan mengirimkan vaksin awal sekitar 6,4 juta dosis, surat kabar AS tersebut melaporkan, mengutip pejabat federal, yang mengatakan vaksin itu akan meninggalkan gudang dalam waktu 24 jam setelah izin FDA keluar.

Distribusi awal diharapkan untuk petugas perawatan kesehatan, penghuni panti jompo, dan warga AS lainnya yang rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Sarankan Orang dengan Riwayat Alergi Serius Hindari Vaksin Pfizer

Inggris Sarankan Orang dengan Riwayat Alergi Serius Hindari Vaksin Pfizer

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 09:39 WIB

Waspada, Vaksin Covid-19 Bisa Timbulkan Reaksi Alergi Serius

Waspada, Vaksin Covid-19 Bisa Timbulkan Reaksi Alergi Serius

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 21:07 WIB

Muncul Kasus di Inggris, Ilmuwan Jelaskan Tanda Alergi dari Vaksin Covid-19

Muncul Kasus di Inggris, Ilmuwan Jelaskan Tanda Alergi dari Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB