Pemerintah Diejek Konyol, Rocky: Takut Covid-19 Atau Massa Habib Rizieq?

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 16:54 WIB
Pemerintah Diejek Konyol, Rocky: Takut Covid-19 Atau Massa Habib Rizieq?
Rocky Gerung di Reuni 212 (YouTube).

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengapresiasi instruksi Luhut Binsar Panjaitan yang melarang kerumunan di tempat umum saat perayaan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Kendati begitu, Rocky Gerung menyayangkan sikap pemerintah yang menurut dia masih setengah-setengah dalam mengelurkan keputusan, terlihat dari persentase angka wajib Work From Home atau Kerja dari Rumah yang hanya berada pada angka 75 persen saja.

Melihat kondisi Covid-19 yang sudah berlangsung berbulan-bulan, Rocky Gerung menilai pemerintah tidak bisa menganalisis variabel-variabel utama yang membuat publik melanggar protokol kesehatan yakni kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Ini sepertinya pemerintah tidak bisa menganalisis variabel-variabel pertama, yaitu ketidakpercayaan publik. Bayangkan misal semua nanti dioperasi Yustisi, semua akan tunjukin tangan 'borgol-borgol aja'. Wong gak ada efeknya karena pemerintah terlambat memahami," kata Rocky Gerung dikutip Suara.com dari video dalam Kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (16/12/2020).

"Orang diam-diam bilang Pak Luhut kemana aja, Pak Anies Baswedan udah bilang dari 7 bulan lalu (masalah karantina wilayah)," imbuh dia.

Rocky Gerung Mengomentari Instruksi Luhut Binsar Panjaitan (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung Mengomentari Instruksi Luhut Binsar Panjaitan (YouTube/RockyGerungOfficial).

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyoroti persentase kebijakan work from home yakni 75 persen. Hal itu kata dia tidak bisa ditemukan di luar negeri.

Oleh sebab itu, Rocky Gerung menilai pemerintah terlalu konyol.

"Nanti juga para sopir pejabat atau CEO, pak saya termasuk 75 persen maka dia gak mau masuk kerja antarin bosnya. Makanya 100 persen aja lock down. Hal semacam ini konyol main angka gak baca penambahan covid-19 ini. Berbagai kota di luar negeri sama. Gak ada sekian persen naik lagi," tukas Rocky Gerung.

Dalam video itu, Rocky Gerung juga menyinggung sosok Imam Besar FPI Habib Rizieq yang tersandung masalah protokol kesehatan Covid-19.

Rocky Gerung beranggapan, pemerintah lebih sibuk memprediksi pendukung yang hendak aksi memprotes penangkapan Habib Rizieq daripada angka penambahan Covid-19.

"Pemerintah sibuk memprediksi berapa jumlah massa FPI supaya Habib Rizieq dibebaskan. Tapi sebenarnya kita sudah bisa melihat Covid-19 ini sudah menghendaki ditutupnya Jakarta," ucap Rocky Gerung.

"Sebetulnya ini mengunci karena Covid-19 atau mengunci karena pendukung Habib Rizieq. Pikiran itu tiba di masyarakat karena gabungan berbagai konflik. Itu pikiran publik sudah begitu," lanjutnya menambahkan.

Sebelumnya, guna mencegah lonjakan kasus Covid-19, pemerintah memutuskan melarang kerumunan dan perayaan pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tempat umum.

Keputusan diambil usai Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali secara virtual, Senin (14/12/2020)

Luhut juga menggarisbawahi tren kenaikan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali dan Kalimantan Selatan. Dia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengetatkan kebijakan karyawan untuk bekerja dari rumah (work from home) hingga 75 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand Kesal ke Pendukung Habib Rizieq Geruduk Polres: Otak Tuh Dipake

Ferdinand Kesal ke Pendukung Habib Rizieq Geruduk Polres: Otak Tuh Dipake

Bekaci | Rabu, 16 Desember 2020 | 15:46 WIB

Rocky Gerung: Saya Akan Tunduk Pada Perintah Luhut

Rocky Gerung: Saya Akan Tunduk Pada Perintah Luhut

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 15:48 WIB

Enam Laskar FPI Ditembak, Tengku Zul Colek Jokowi: Ayo Pak Tolong Renungkan

Enam Laskar FPI Ditembak, Tengku Zul Colek Jokowi: Ayo Pak Tolong Renungkan

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 13:52 WIB

Terkini

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB