Satgas Covid-19: Jangan Buat Asumsi Kontra Vaksinasi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 17 Desember 2020 | 17:32 WIB
Satgas Covid-19: Jangan Buat Asumsi Kontra Vaksinasi
Petugas memindahkan vaksin COVID-19 setibanya di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta seluruh masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program vaksinasi agar pandemi corona di Indonesia bisa terkendali.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan selama program vaksinasi berjalan, semua pihak harus mendorong komunikasi yang mendukung program vaksinasi. Hal ini bertujuan agar semua masyarakat bisa divaksin dan tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity di antara orang Indonesia.

"Hindari membuat asumsi atau pernyataan yang bersifat kontraproduktif dengan tujuan program vaksinasi," kata Wiku dalam jumpa pers virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, keputusan pemerintah menggratiskan vaksin kepada seluruh rakyat adalah bentuk jaminan negara akan kesehatan masyarakatnya.

"Pemerintah tidak akan terburu-buru dalam menyelenggarakan program vaksinasi, program ini akan diselenggarakan secara bertanggung jawab dan tetap mematuhi tahapan-tahapan pengembangan vaksin, sehingga vaksin yang digunakan aman dan berkhasiat bagi masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh rakyat Indonesia, dia juga berjanji akan menjadi orang pertama yang disuntik untuk menjamin keamanan vaksin.

"Hari ini saya ingin menyampaikan perkembangan vaksin COVID-19 jadi setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara dapat saya sampaikan bahwa Vaksin COVID-19 untuk masyarakat adalah gratis, sekali lagi gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali," kata Jokowi dalam video keterangan persnya dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Pemerintah juga telah mendatangkan 1.2 juta kandidat vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac, dan akan menyusul 1,8 dosis selanjutnya. 3 Juta vaksin ini rencananya akan disuntikkan ke tenaga kesehatan sebagai prioritas pertama.

Pemerintah juga telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan dalam proses vaksinasi di Indonesia.

Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma, Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Johns Hopkins: 25 Persen Penduduk Berisiko Tak Dapat Vaksin

Peneliti Johns Hopkins: 25 Persen Penduduk Berisiko Tak Dapat Vaksin

Health | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:39 WIB

Vaksinasi Perlu Didukung Kepatuhan Masyarakat Menerapkan 3M

Vaksinasi Perlu Didukung Kepatuhan Masyarakat Menerapkan 3M

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 06:29 WIB

Menkeu Sebut Perlu Teknologi untuk Vaksinasi 180 Juta Penduduk

Menkeu Sebut Perlu Teknologi untuk Vaksinasi 180 Juta Penduduk

Riau | Rabu, 16 Desember 2020 | 17:20 WIB

Amerika Serikat Sudah Laksanakan Vaksinasi Covid-19, Uni Eropa Kapan?

Amerika Serikat Sudah Laksanakan Vaksinasi Covid-19, Uni Eropa Kapan?

Health | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:31 WIB

Setelah Hitung Keuangan Negara, Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

Setelah Hitung Keuangan Negara, Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB