Polisi Klaim Punya Bukti Foto Penyerang Aparat di Aksi 1812 Bebaskan Rizieq

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Sabtu, 19 Desember 2020 | 17:35 WIB
Polisi Klaim Punya Bukti Foto Penyerang Aparat di Aksi 1812 Bebaskan Rizieq
Aparat kepolisian membubarkan paksa massa aksi 1812 yang akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Jumat (18/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Polda Metro Jaya tengah memburu peserta aksi 1812 yang diduga telah menyerang anggotanya pakai senjata tajam. Peristiwa itu disebut polisi terjadi saat aparat melakukan pembubaran aksi 1812 di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/12/2020) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut untuk barang bukti sajam polisi telah amankan. Sedangkan pelaku masih terus dikejar.

"Ini kan dia nusuk terus dia tinggal, dia punya senjata itu langsung kabur. Kami masih kejar, masih mencari pelakunya. Masih kami lakukan pencarian, masih dilakukan penyelidikan," ucap Yusri dihubungi, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Yusri, polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Apalagi, anggotanya mempunyai sejumlah foto-foto yang dicurigai pelaku berada dilokasi.

"Sudah ada beberapa foto yang dikumpulkan dari lapangan, sudah kami temukan orangnya dalam foto itu pake baju apa dia juga pake kopiah," tutup Yusri.

Polda Metro Jaya klaim aparat ada terluka akibat ditusuk dan dibacok massa aksi 1812. (dok polisi)
Polda Metro Jaya klaim aparat ada terluka akibat ditusuk dan dibacok massa aksi 1812. (dok polisi)

Sebelumnya pihak kepolisian menyebut ada anggota mereka mengalami luka-luka akibat diserang massa aksi 1812 di area sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020). Diketahui, salah satu tuntutan massa aksi adalah bebaskan Rizieq Shihab.

Luka-luka yang dialami petugas disebut karena ditusuk hingga dibacok senjata tajam.

"Sampai dengan saat ini yang tadi saja yang kena sabetan tusukan tapi tidak terlalu ini ya," kata Yusri ditemui di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat.

Yusri mengatakan, personel yang terluka tersebut berjumlah dua orang. Keduanya terluka ketika memukul mundur massa aksi 1812 di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan dekat Balai Kota DKI Jakarta.

baca juga

"Sabetan sajam (senjata tajam) anggota pada saat dilakukan pembubaran di depan kantor Gubernur. Ada dua," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap Munarman FPI Bergema, Refly Harun Singgung Soal Target Selanjutnya

Tangkap Munarman FPI Bergema, Refly Harun Singgung Soal Target Selanjutnya

Jogja | Sabtu, 19 Desember 2020 | 16:05 WIB

455 Peserta Aksi 1812 Masih Diperiksa Polda Metro, 7 Orang Sudah Tersangka

455 Peserta Aksi 1812 Masih Diperiksa Polda Metro, 7 Orang Sudah Tersangka

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 15:40 WIB

Abdillah Toha: Tuhan FPI Selalu Tidak Jelas yang Mana

Abdillah Toha: Tuhan FPI Selalu Tidak Jelas yang Mana

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 14:05 WIB

Nasib Seorang Polisi Kena Sabetan Samurai Saat Bubarkan Aksi 1812

Nasib Seorang Polisi Kena Sabetan Samurai Saat Bubarkan Aksi 1812

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 12:34 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×