Prancis Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19 Varian Baru, Pernah Tinggal di UK

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 26 Desember 2020 | 11:14 WIB
Prancis Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19 Varian Baru, Pernah Tinggal di UK
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Prancis melaporkan kasus Covid-19 pertama yang disebabkan oleh varian terbaru yang ditemukan di Inggris.

Menyadur Sky News, Sabtu (26/12/2020) kasus tersebut ditemukan pada seorang warga negara Prancis yang tinggal di Inggris dan sempat meninggalkan London menuju ke Prancis, pada 19 Desember.

Pasien tersebut saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah dan dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja.

Varian virus baru yang dijuluki VUI-202012/01 tersebut, mengkhawatirkan para ahli dan pemimpin global karena dianggap lebih dapat ditularkan hingga 70%, artinya dapat menyebar lebih cepat.

Setelah varian baru tersebut diidentifikasi di tenggara Inggris, negara-negara di seluruh dunia segera menutup perbatasan mereka dengan Inggris.

Prancis memberlakukan beberapa pembatasan perjalanan paling ketat pada turis Inggris, mencegah para supir truk menyeberangi Selat dan menyebabkan kekacauan di Pelabuhan Dover.

Pada Selasa malam, pemerintah Inggris dan Prancis mencapai kesepakatan yang mengizinkan layanan kereta api, udara dan laut digunakan oleh warga atau penduduk Prancis, atau untuk alasan mendesak seperti pengangkut barang yang mengangkut barang.

Para supir truk dan warga sekarang diizinkan melintasi perbatasan Inggris-Prancis jika hasil tes virus corona menyatakan negatif.

Namun, kasus varian baru yang ditemukan oleh otoritas kesehatan memasuki Prancis sebelum larangan perjalanan diberlakukan.

baca juga

Awal pekan ini, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengakui "sangat mungkin" varian baru itu sudah beredar di negaranya, meski para pejabat belum menemukan bukti.

Kasus Covid-19 varian baru juga telah dikonfirmasi di sejumlah negara seperti Denmark, Italia, Gibraltar, Belanda dan Australia.

Meski diyakini menyebar lebih cepat, sejauh ini tidak ada bukti bahwa varian baru tersebut menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jerman dan Lebanon

Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jerman dan Lebanon

Lampung | Sabtu, 26 Desember 2020 | 10:55 WIB

Gabriel Jesus dan Kyle Walker Positif Terinfeksi COVID-19

Gabriel Jesus dan Kyle Walker Positif Terinfeksi COVID-19

Kalbar | Sabtu, 26 Desember 2020 | 05:15 WIB

Prediksi Boxing Day Liga Inggris: Leicester City vs Manchester United

Prediksi Boxing Day Liga Inggris: Leicester City vs Manchester United

Bola | Sabtu, 26 Desember 2020 | 05:45 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×