Teddy PKPI Sindir Orang PKS: Lucu dan Seenaknya

Rifan Aditya , Hernawan

Minggu, 03 Januari 2021 | 15:33 WIB
Teddy PKPI Sindir Orang PKS: Lucu dan Seenaknya
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi kembali melempar sindiran keras untuk PKS yang menurutnya vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintah terkait pembubaran FPI.

Teddy Gusnaidi mengatakan, orang-orang PKS lucu karena seenaknya menyalahkan negara tetapi tidak terima saat diingatkan.

Sindiran menohok itu diutarakan Teddy Gusnaidi lewat jejaring Twitter miliknya, Minggu (3/1/2021). Dia mengomentari pernyataan lamanya terkait kemungkinan PKS akan dibinasakan.

"Orang-orang PKS ini lucu, seenaknya menyalahkan negara, tapi giliran diingatkan gak terima. FPI dibubarkan, katanya salah negara, negara gagal bina Ormas," kata Teddy Gusnaidi seperti dikutip Suara.com.

"Makanya saya ingatkan juga bahwa setelah FPI dibubarkan, negara akan membina PKS. Apakah itu salah? Tentu tidak," sambung dia.

Cuitan Teddy Gusnaidi Sentil PKS (Twitter).
Cuitan Teddy Gusnaidi Sentil PKS (Twitter).

Teddy Gusnaidi kemudian menyebut negara berhak melakukan pembinaan terhadap PKS. Pun demikian terhadap Partai Politik lain apabila memang diperlukan.

Menurut dia, apabila PKS menyangkal itu maka tidak tahu aturan perundang-undangan yang sebenarnya.

"Negara berhak melakukan pembinaan terhadap PKS dan seluruh partai politik, itu ada aturannya. Jadi aneh jika orang-orang PKS gak tahu aturan ini. Jika tidak dibina dan ada apa-apa, negara dibilang gagal membina, jika mau dibina, kok seolah-olah gak terima ya? Maunya apa sih?" tegasnya.

Tidak berhenti sampai pembinaan saja, Teddy Gusnaidi pun mengatakan PKS bisa di-FPI-kan. Hal itu terjadi apabila PKS menentang UUD 1945 dan UU lainnya sehingga dianggap membahayakan keutuhan negara.

baca juga

"Apakah PKS bisa di FPI kan? Tentu saja bisa dan ada aturannya. ADa yang namanya UU Partai Politik. Jika PKS melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD 45 dan peraturan perundang-undangan, juga melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan dan keselamatan NKRI, ya di FPI kan," terang Teddy Gusnaidi.

Lebih lanjut, Teddy Gusnaidi juga menuturkan pembinaan partai perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang menurutnya membahayakan negara.

Teddy Gusnaidi lalu menanggapi tudingan yang menyebutnya mengingau dan pulas tidur. Dia memberikan sindiran balik untuk itu.

"Saya heran kenapa harus sepanik ini bahkan menuduh saya mengigau karena belum pulas tidurnya? Kasih tahu yang benar kok gak terima?" tukas Teddy Gusnaidi.

"Makanya belajar, jangan kebanyakan tidur sehingga membuat malas berfikir dan membaca. Wong dikasih tahu yang benar, ada aturan ada UU-nya, malah ngomong gak jelas. Ingat secara ilmu kedokteran, itu adalah tindakan orang yang stres atau cemas. Apa yang kau cemaskan PKS?" tandasnya.

PKS Sebut Pembubaran FPI Kemunduran Reformasi

Anggota DPR Fraksi PKS, Bukhori Yusuf memandang pembubaran ormas Front Pembela Islam atau FPI oleh pemerintah sebagai langkah mundur dalam demokrasi dan mencederai reformasi. Pasalnya, pasca reformasi kebebasan berserikat sudah dijamin oleh undang-undang.

"Saya pikir langkah-langkah pembubaran ormas seperti ini menunjukan langkah mundur dan mencederai amanat reformasi yang menjamin kebebasan berserikat," kata Bukhori kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Bukhori juga menyoroti ihwal alasan pemerintah yang membubarkan FPI lantaran pelanggaran hukum yang dilakukan. Menurut Bukhori, apabila memang terdapat pelanggaran hulum seharusnya ditindak sesuai tingkat pelanggaran, bukan justru membubarkan organisasinya.

"Sebagai penguasa kan sangat leluasa menetapkan apa saja bagi ormas atau perkumpulan ketika berbeda arah politik, hususnya sejak Perpu UU ormas. Tetapi ini semua tetap bentuk langkah mundur," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Drone Kapal Selam China, Roy Suryo Colek Jokowi: Ini Ancaman Serius

Soal Drone Kapal Selam China, Roy Suryo Colek Jokowi: Ini Ancaman Serius

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 11:30 WIB

CEK FAKTA: Ribuan Jemaah Tanpa Masker Sambut Ustaz Abdul Somad, Benarkah?

CEK FAKTA: Ribuan Jemaah Tanpa Masker Sambut Ustaz Abdul Somad, Benarkah?

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 10:51 WIB

Rocky Gerung Prediksi Kekerasan Jadi Headline 2021, Sindir Jokowi?

Rocky Gerung Prediksi Kekerasan Jadi Headline 2021, Sindir Jokowi?

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 09:37 WIB

Terkini

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

×