Sadis! 100 Warga Desa Dibantai Tanpa Ampun di Nigeria, Jadi Kasus Terburuk

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 05 Januari 2021 | 10:29 WIB
Sadis! 100 Warga Desa Dibantai Tanpa Ampun di Nigeria, Jadi Kasus Terburuk
Para pria berkumpul di dekat jenazah warga yang tewas akibat serangan militan, saat pemakaman masal di Zabarmari, di daerah pemerintah lokal Jere negara bagian Borno, di timur laut Nigeria, Minggu (29/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Kingimi/aww/cfo

Suara.com - Nigeria telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional menyusul pembantaian 100 warga sipil di dua desa di wilayah barat negara tempat kelompok militan melakukan serangkaian serangan.

Pemerintah mengatakan penyelidikan telah diluncurkan untuk menemukan para pelaku.

Saksi mata mengatakan bahwa lebih dari seratus penyerang bersenjata dengan sepeda motor mengepung desa dan mulai menembak tanpa pandang bulu pada Sabtu.

Pemerintah mengatakan bala bantuan telah dikirim ke daerah dekat wilayah tiga perbatasan Nigeria, Burkina Faso dan Mali yang dikenal sebagai Liptako-Gourma, yang dibanjiri oleh militan terkait dengan al Qaeda dan ISIS.

Serangan itu menyoroti keamanan yang rapuh di wilayah Sahel Afrika Barat, dan di Nigeria khususnya, menjelang pemilihan presiden di negara itu pada 21 Februari.

Pembunuhan akhir pekan itu termasuk yang terburuk dalam sejarah Nigeria baru-baru ini.

Mereka telah memaksa para korban selamat dan penduduk dari empat desa tetangga untuk mengungsi, kata Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam sebuah pernyataan pada Senin. Badan itu menambahkan bahwa setidaknya 1.000 orang sedang bergerak dari daerah itu, berusaha mencapai kota Ouallam sekitar 80 km jauhnya.

Banyak yang melakukan perjalanan dengan berjalan kaki, badan PBB itu menambahkan.

Nigeria, Burkina Faso, dan Mali berada di episentrum salah satu krisis pengungsian dan perlindungan yang tumbuh paling cepat di dunia, menampung 851.000 pengungsi, dan hampir 2 juta orang terlantar di dalam negeri. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

100 Warga Sipil Dua Desa Dibantai Kelompok Militan, Nigeria Berkabung

100 Warga Sipil Dua Desa Dibantai Kelompok Militan, Nigeria Berkabung

Jatim | Selasa, 05 Januari 2021 | 10:00 WIB

Viral Pria Jadi Tajir Melintir Berkat Indomie, Publik Terinspirasi

Viral Pria Jadi Tajir Melintir Berkat Indomie, Publik Terinspirasi

Bali | Kamis, 31 Desember 2020 | 13:05 WIB

Wow! Lelaki Nigeria Ini Sukses Beli Rumah dan Bayar Kuliah berkat Indomie

Wow! Lelaki Nigeria Ini Sukses Beli Rumah dan Bayar Kuliah berkat Indomie

Lifestyle | Rabu, 30 Desember 2020 | 20:05 WIB

11 Warga Nigeria Tewas saat Rayakan Malam Natal, Diserang Milisi Boko Haram

11 Warga Nigeria Tewas saat Rayakan Malam Natal, Diserang Milisi Boko Haram

News | Sabtu, 26 Desember 2020 | 13:11 WIB

Demam Lassa di Nigeria Tewaskan 80 Orang, Lebih Banyak dari Covid-19

Demam Lassa di Nigeria Tewaskan 80 Orang, Lebih Banyak dari Covid-19

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:58 WIB

Lebih dari 300 Siswa yang Diculik Kelompok Boko Haram Dibebaskan

Lebih dari 300 Siswa yang Diculik Kelompok Boko Haram Dibebaskan

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:42 WIB

Ratusan Anak Sekolah yang Diculik di Nigeria Akhirnya Dibebaskan

Ratusan Anak Sekolah yang Diculik di Nigeria Akhirnya Dibebaskan

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB