Meski Penciuman Terganggu karena Corona, Atlet Ini Selamat dari Kebakaran

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 11 Januari 2021 | 07:03 WIB
Meski Penciuman Terganggu karena Corona, Atlet Ini Selamat dari Kebakaran
Atlet Rusia ini selamat dari kobaran api setelah tidak bisa mencium bau asap karena Covid-19.[Instagram]

Suara.com - Seorang atlet senam asal Rusia beruntung masih bisa selamat ketika ia tidak menyadari bahwa rumahnya terbakar akibat indera penciumannya terganggu karena sedang mengidap Covid-19.

Menyadur The Sun, Minggu (10/1/2021) Daria Valeryevna Shkurikhina harus kehilangan rumahnya setelah dilahap si jago merah pada 7 Januari.

Pada saat kejadian, pesenam ritmik Rusia tersebut sedang merayakan Hari Raya Natal untuk Kristen Ortodoks di kotanya yang terletak di Nizhny Novgorod.

Wanita berusia 30 tahun tersebut tidak menyadari bahwa rumahnya terbakar karena indera penciumannya terganggu oleh Covid-19.

Pada saat Daria menyadari ada kebakaran, yang bisa dia lakukan hanyalah lari keluar dan berteriak minta tolong kepada tetangganya, lapor Komsomolskaya Pravda.

Dia tidak dapat mendeteksi kobaran api sampai dia melihat kepulan asap tebal karena indera penciumannya belum sepenuhnya kembali setelah mengidap Covid-19.

Penyebab kebakaran rumah milik atlet Rusia peraih medali emas Olimpiade tersebut hingga kini masih dalam pemeriksaan.

Shkurikhina mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia sedang menyalakan sebuah lilin di kamarnya untuk merayakan Hari Raya Natal saat itu.

Namun, pesenam tersebut bersikeras jika lilinnya ia tempatkan pada jarak yang aman dari apapun yang bisa terbakar dan meragukan penyebab kobaran api berasal dari lilin.

"Sejujurnya, saya takut untuk menunjukkan semua yang ada di apartemen saya. Saya bahkan tidak tahu bagaimana menjelaskannya," buka Shkurikhina.

Medali yang masih tersisa pasca kebakaran.[Instagram]
Medali yang masih tersisa pasca kebakaran.[Instagram]

"Saya hanya tidak bisa berkata-kata. Saya sangat mengerti bahwa sekarang bantuan apa pun sangat diperlukan. Saya tidak tahu harus tinggal di mana atau apa yang harus dilakukan." sambungnya.

Dia kemudian menunjukkan kamar tidurnya yang hancur dan medali emas Olimpiade Beijing 2008 - yang untungnya tidak terbakar.

Berbicara kepada pers Rusia dia menambahkan: "Hal utama adalah bahwa saya masih hidup!"

Apartemen itu diberikan kepadanya oleh mantan gubernur Nizhny Novgorod Oblast Valery Shantsev (73) atas penampilannya yang brilian di Olimpiade.

Shkurikhina juga memenangkan lima medali emas di Kejuaraan Eropa, tiga di Moskow pada 2006 dan dua di Torino di Italia pada 2008.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Penelitian, Rusia dan Jerman Kerja Sama Kembangkan Vaksin Covid-19

Percepat Penelitian, Rusia dan Jerman Kerja Sama Kembangkan Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 17:08 WIB

Putin dan Kanselir Jerman Kerjasama Pembuatan Vaksin

Putin dan Kanselir Jerman Kerjasama Pembuatan Vaksin

Batam | Kamis, 07 Januari 2021 | 08:44 WIB

Jerman dan Rusia Kerjasama Pembuatan Vaksin, Indonesia Ikut?

Jerman dan Rusia Kerjasama Pembuatan Vaksin, Indonesia Ikut?

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 08:06 WIB

Terkini

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB