BPOM dan MUI Restui Vaksin Sinovac, DPR RI: Prokes Harus Tetap Dijalankan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 11 Januari 2021 | 19:49 WIB
BPOM dan MUI Restui Vaksin Sinovac, DPR RI: Prokes Harus Tetap Dijalankan
Relawan menjaga jarak saat mengantre untuk menjalani vaksinasi Covid-19 dalam simulasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan lampu hijau untuk penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac di tanah air.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melky Laka Lena mengapresiasi atas kerja keras keduanya sembari mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Berdasarkan evaluasi terhadap hasil uji klinik di PT Bio Farma, vaksin Sinovac dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat dan memiliki khasiat atau efficacy mencapai 65,3 persen. Meski terdapat efek samping yang bisa timbul, namun BPOM memastikan tidak berbahaya.

"Hasil yang disampaikan BPOM bahwa hasil uji klinis vaksin sinovac di Indonesia memenuhi ketentuan WHO tentu disambut positif oleh semua kalangan yang selama ini menunggu hasil penelitian BPOM," kata Melky dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1/2021).

"Emergency use authorization (EUA) yang diberikan BPOM RI hari ini memberi kepastian dan kejelasan kepada semua pihak bahwa vaksin sinovac aman, berkhasiat dan efektif diberikan kepada masyarakat yang tahapannya sudah disampaikan pemerintah melalui KPC PEN," tambahnya.

Dengan adanya izin dari BPOM dan kepastian kehalalan dari MUI, maka vaksin Sinovac pun bisa diberikan kepada masyarakat mulai 13 Januari 2021 di mana pada tanggal tersebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bakal menjadi menjadi orang pertama penerima vaksin.

Melky menilai perlu adanya dukungan semua pihak untuk memastikan vaksinasi yang segera berjalan diterima dengan baik dan dapat dilaksanakan di lapangan dengan baik dan sukses oleh tenaga kesehatan yang bertugas.

Di samping berjalannya vaksinasi tersebut, Melky menilai harus diiringi dengan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Vaksinasi harus dibarengi kesadaran rakyat untuk jalankan 3M plus 2M menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Divaksin Covid-19 Masih Harus Swab Test? Ini Penjelasan BPOM

Sudah Divaksin Covid-19 Masih Harus Swab Test? Ini Penjelasan BPOM

News | Senin, 11 Januari 2021 | 18:26 WIB

Vaksin Sinovac Manjur 65,3 Persen, BPOM: Semoga Bisa Turunkan Kasus Corona

Vaksin Sinovac Manjur 65,3 Persen, BPOM: Semoga Bisa Turunkan Kasus Corona

News | Senin, 11 Januari 2021 | 18:24 WIB

Satgas Covid-19: Masyarakat Mulai Abai dengan 3M, Ini Sebabnya!

Satgas Covid-19: Masyarakat Mulai Abai dengan 3M, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 11 Januari 2021 | 18:20 WIB

BPOM Beri Izin Vaksin Sinovac, dr Tirta Disuntik Kamis Besok di Sleman

BPOM Beri Izin Vaksin Sinovac, dr Tirta Disuntik Kamis Besok di Sleman

Jogja | Senin, 11 Januari 2021 | 18:07 WIB

Terkini

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

×