Jelang Pelantikan Joe Biden, FBI Peringatkan Ada Rencana Demo Besar-besaran

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:29 WIB
Jelang Pelantikan Joe Biden, FBI Peringatkan Ada Rencana Demo Besar-besaran
Massa Trump geruduk gedung Capitol Hill. (Anadolu Agency/Mostafa Bassim)

Suara.com - FBI memberikan peringatan melalui buletinnya bahwa ada rencana demo besar-besaran menjelang pelantikan Joe di 50 gedung DPR di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

"FBI menerima informasi tentang kelompok bersenjata yang diidentifikasi berniat melakukan perjalanan ke Washington DC pada 16 Januari," bunyi buletin yang pertama kali diwartakan ABC News, Selasa (12/1/2021).

FBI juga menerima informasi bahwa sebuah kelompok yang akan menyerbu gedung pengadilan dan gedung administrasi negara bagian, lokal dan federal, jika Presiden Donald Trump dicopot dari jabatannya sebelum Inauguration Day.

"Mereka telah memperingatkan bahwa jika Kongres mencoba untuk menghapus POTUS melalui Amandemen ke-25, pemberontakan besar akan terjadi." sebutnya.

Kelompok itu juga berencana untuk menyerbu kantor-kantor pemerintah di setiap negara bagian pada hari pelantikan Joe Biden, terlepas dari apakah negara bagian tersebut memberikan suara elektoral untuk Biden atau Trump.

Sebuah sumber mengatakan kepada ABC News bahwa pejabat penegak hukum federal telah menyarankan petugas di setiap negara bagian untuk meningkatkan pengamanan mereka di gedung-gedung pemerintahan setelah terjadi kerusuhan di Capitol.

Menyusul kerusuhan yang dilakukan pendukung Trump di Capitol AS pada Rabu lalu, anggota parlemen kubu Partai Demokrat di DPR mendorong pemakzulan presiden.

Pada hari Senin kubu Demokrat berupaya untuk membuat Wakil Presiden Mike Pence dan Kabinet untuk meminta Amandemen ke-25, yang akan menyatakan Trump tidak mampu melaksanakan tugas kepresidenannya dan akan melantik Pence sebagai penjabat presiden sampai Biden dilantik pada 20 Januari. Upaya itu akhirnya dihentikan oleh Politikus Partai Republik, Alex Mooney dari West Virginia.

Kubu Partai Demokrat di DPR AS kemudian mengeluarkan artikel impeachment terhadap Trump karena dinilai melakukan "hasutan pemberontakan."

baca juga

Artikel tersebut menyatakan Trump "menjadi ancaman bagi keamanan nasional, demokrasi, dan Konstitusi jika diizinkan untuk tetap menjabat dan telah bertindak dengan cara yang sangat tidak sesuai dengan pemerintahan dan aturan hukum."

Menurut FBI, sekitar 29 individu dan akun media sosial individu yang memasuki Capitol secara tidak sah telah diidentifikasi pada hari Minggu.

FBI juga telah menerima hampir 45.000 rekaman media digital mengenai insiden tersebut dan sekarang sedang dalam peninjauan.

Setidaknya lima orang tewas akibat insiden yang menarik perhatian dunia tersebut, termasuk petugas Polisi Capitol Brian Sicknick. Buletin FBI mengatakan Sicknick "meninggal karena cedera yang diderita selama pelanggaran Capitol AS."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaksa New York Tuduh Presiden Honduras Bantu Pengedar Ekspor Kokain ke AS

Jaksa New York Tuduh Presiden Honduras Bantu Pengedar Ekspor Kokain ke AS

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 13:51 WIB

Ada 30 Agen FBI Gerebek Kantor Ducati, Apakah yang Terjadi?

Ada 30 Agen FBI Gerebek Kantor Ducati, Apakah yang Terjadi?

Otomotif | Senin, 11 Januari 2021 | 22:54 WIB

Memasuki Tahun Baru 2021, AS Optimis Dapat Kendalikan Pandemi Covid-19

Memasuki Tahun Baru 2021, AS Optimis Dapat Kendalikan Pandemi Covid-19

Video | Selasa, 12 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB