Terpeleset saat Train Surfing, Kaki Bocah Ini Putus Terlindas Kereta

Rendy Adrikni Sadikin, Rima Suliastini

Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:36 WIB
Terpeleset saat Train Surfing, Kaki Bocah Ini Putus Terlindas Kereta
Arkady Aksenov. (Instagram/Maria Petrova)

Suara.com - Sepasang kaki anak laki-laki berusia 11 tahun di Rusia terpaksa diamputasi karena terlindas kereta yang sedang melaju di St. Petersburg.

Menyadur The Sun Sabtu (16/01), bocah bernama Arkady Aksenov ini menerima tantangan train surfing atau berselancar di gerbong kereta yang sedang melaju dari dua temannya.

Nahas, Arkady terpleset saat beraksi dan kakinya terlindas kereta. Ia ditemukan dalam keadaan terluka parah dan dua temannya yang diduga mendorong Arkady untuk melakukan aksi berbahaya itu kabur dari tempat kejadian.

Saang masinis yang menyadari kecelakaan itu langsung menghentikan keretanya agar bisa menyelamatkan Arkady. Ia melakukan pertolongan pertama agar bocah itu tak kehabisan darah.

Ibu Arkady, Maria Petrova menuduh dua teman Arkady yang masing-masing berusia 12 dan 14 tahun telah memberi tantangan yang sangat berbahaya pada anaknya.

"Kalian berdua yang satu sekolah dengan Arkady dan memaksanya train surfing untuk menjadikannya terkenal di YouTube," tulis Maria di media sosial.

Maria Petrova dan putranya, Arkady Aksenov. (Instagram/Maria Petrova)
Maria Petrova dan putranya, Arkady Aksenov. (Instagram/Maria Petrova)

Maria melanjutkan bahwa dua remaja itu meninggalkan putranya ke balik semak-semak tanpa meminta pertolongan pada orang lain. Ia memutuskan untuk menulis ini di media sosial agar tak terjadi pada anak lainnya.

Dalam tulisan itu, Maria juga menyayangkan sikap orangtua dua remaja yang tak meminta maaf setelah kejadian ini. Ia menyebut mereka sebagai 'pecundang yang membesarkan anak jadi pecundang'.

Detektif yang menangani kasus ini menyamakan aktivitas ilegal tersebut dengan kelompok kematian yang mendorong remaja untuk bunuh diri.

baca juga

"Saya akan melawan ini," ujarnya bersumpah. "Rel di seluruh Rusia benar-benar basah oleh darah anak-anak dan tidak ada yang mencoba menghentikannya."

Sementara itu dokter mengatakan Arkady dalam kondisi kritis di rumah sakit. Kaki yang sebelah kiri diamputasi hingga bagian bokong dan kaki kanannya dipotong lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Buat Perempuan Ini Harus Rela Kehilangan Tangan dan Kaki

Covid-19 Buat Perempuan Ini Harus Rela Kehilangan Tangan dan Kaki

Video | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:00 WIB

Berisiko Amputasi, Ini 5 Cara Merawat Kaki Penderita Diabetes

Berisiko Amputasi, Ini 5 Cara Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 12:45 WIB

Beresiko Diamputasi, Begini 12 Tips Efektif untuk Perawatan Kaki Diabetes

Beresiko Diamputasi, Begini 12 Tips Efektif untuk Perawatan Kaki Diabetes

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×