Sempat Diracun, Kritikus Kremlin Alexei Navalny Ditangkap Polisi Rusia

Bangun Santoso

Senin, 18 Januari 2021 | 11:14 WIB
Sempat Diracun, Kritikus Kremlin Alexei Navalny Ditangkap Polisi Rusia
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Suara.com - Anggota Kepolisian Rusia menangkap kritikus terkemuka Kremlin, Alexei Navalny, setibanya di Moskow pada Minggu (17/1) setelah kembali dari Jerman untuk pertama kalinya sejak diracun bulan lalu, sehingga memicu konflik politik dengan negara Barat.

Langkah, yang akan membuat Navalny mendekam 3,5 tahun di penjara atas tuduhan pelanggaran vonis penjara yang ditangguhkan, berpotensi menyulut kembali tekanan politik terhadap negara Barat untuk memperketat sanksi terhadap Rusia, terutama untuk proyek pembangunan saluran pipa gas alam dari Rusia ke Jerman senilai 11,6 miliar dolar AS.

Dalam sebuah kasus yang banyak menyita perhatian internasional, Navalny diracun pada musim panas lalu, yang berdasarkan pengujian militer Jerman, dengan zat saraf Novichok, versi kejadian yang dibantah oleh Kremlin.

Navalny akhirnya pulih di Jerman dan setelah pekan lalu menuturkan rencananya untuk pulang ke tanah air, dinas penjara moskow (FSIN) mengatakan akan melalukan apa pun untuk menangkapnya begitu ia tiba, menuduhnya melanggar vonis penjara yang ditangguhkan terkait penggelapan, kasus 2014 yang menurutnya direkayasa.

Akan tetapi politisi oposisi berusia 44 tahun itu menanggapinya dengan tawaan dan candaan bersama awak media di pesawat, dengan menegaskan bahwa dirinya tidak takut dan tidak yakin bakal ditangkap.

Empat polisi bermasker meminta Navalny untuk ikut bersamanya ke tempat pengecekan paspor di bandara Sheremetyevo Moskow, sebelum dirinya resmi memasuki Rusia. Mereka tidak menjelaskan alasannya.

Navalny, yang usai mencium pipi istrinya, Yulia, pun pergi bersama mereka.

Pendukung Navalny menyebutkan bahwa menjebloskan ke penjara salah satu kritikus dalam negeri paling terkemuka Presiden Vladmir Putin dapat mengubah Navalny menjadi tokoh seperti Nelson Mandela sekaligus simbol perlawanan terhadap Kremlin yang semakin populer .

Kremlin, yang hanya menyebutnya sebagai "pasien Jerman" menertawakan hal itu. Para sekutu Putin menunjuk jajak pendapat, yang memperlihatkan bahwa pemimpin Rusia itu jauh lebih populer daripada Navalny, yang mereka sebut sebagai blogger ketimbang politisi.

baca juga

Beberapa menit sebelum penangkapan, Navalny mengatakan: "Saya tidak takut. Saya tahu bahwa saya benar. Saya tahu, semua kasus kriminal terhadap saya hanyalah rekayasa."

Navalny mengungkapkan bahwa Putin di balik insiden peracunan dirinya.

Namun, Kremlin membantah keterlibatan apa pun dan menyebutkan tidak ada bukti bahwa dirinya diracun. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpeleset saat Train Surfing, Kaki Bocah Ini Putus Terlindas Kereta

Terpeleset saat Train Surfing, Kaki Bocah Ini Putus Terlindas Kereta

News | Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:36 WIB

Begini Enaknya Punya Mobil FWD, Ban Belakang 'Terkunci' Bukan Halangan

Begini Enaknya Punya Mobil FWD, Ban Belakang 'Terkunci' Bukan Halangan

Otomotif | Rabu, 13 Januari 2021 | 21:32 WIB

Rusia - Vietnam Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V

Rusia - Vietnam Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V

Sumsel | Senin, 11 Januari 2021 | 08:13 WIB

Vietnam - Rusia Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?

Vietnam - Rusia Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?

Bisnis | Senin, 11 Januari 2021 | 07:39 WIB

Meski Penciuman Terganggu karena Corona, Atlet Ini Selamat dari Kebakaran

Meski Penciuman Terganggu karena Corona, Atlet Ini Selamat dari Kebakaran

News | Senin, 11 Januari 2021 | 07:03 WIB

Melihat Misa Natal Umat Kristen Ortodoks di Rusia

Melihat Misa Natal Umat Kristen Ortodoks di Rusia

Video | Minggu, 10 Januari 2021 | 07:00 WIB

Percepat Penelitian, Rusia dan Jerman Kerja Sama Kembangkan Vaksin Covid-19

Percepat Penelitian, Rusia dan Jerman Kerja Sama Kembangkan Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 17:08 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×