5 Cara Mengutip dari Jurnal untuk Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah

Rifan Aditya

Senin, 01 Februari 2021 | 18:08 WIB
5 Cara Mengutip dari Jurnal untuk Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah
Ilustrasi menulis skripsi, cara mengutip jurnal yang baik dan benar

Suara.com - Saat membuat makalah, skripsi, hingga karya ilmiah lainnya pastilah membutuhkan kutipan-kutipan dari jurnal lain sebagai penguat bukti ilmiah. Cara mengutip dari jurnal yang baik dan benar akan menghindarkan Anda dari kasus plagiarisme atau penjiplakan.

Agar tidak terjadi plagiarisme dan karya ilmiah kalian berkualitas, simak cara mengutip jurnal yang baik dan benar berikut ini. 

1. Mengutip Secara Langsung 

Cara ini dilakukan dengan mengutip pernyataan dari sumber tulisan lain lalu menuliskan ulang dengan bahasa penulis sendiri. Beberapa syarat yang harus dilakukan ketika mengutip jurnal secara langsung ialah: 

  • Menulis kutipan dengan arti dan maksud yang sama. 
  • Kutipan harus memiliki kaitan dari karya ilmiah penulis. 
  • Menggunakan jarak dua spasi. 
  • Memberikan tanda kutip dua ("..."). 
  • Sumber kutipan seperti nama penulis, tahun terbit, dan halaman harus disebutkan. 
  • Jika kutipan mengandung bahasa asing maka ditulis dengan italic.

2. Mengutip Secara Tidak Langsung 

Mengutip dengan cara ini ialah menulis kutipan dari sumber asli tanpa mengubah kalimat aslinya. Artinya, Anda tidak mengubah, mengurangi, maupun menambahkan komentar maupun kalimat apapun dalam kutipan tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan ialah: 

  • Harus menggunakan kalimat yang dipakai oleh sumber asli. 
  • Mencantumkan nama penulis, halaman, dan tahun secara lengkap. 

3. Mengutip dengan Dua Sumber yang Berbeda 

Apabila Anda memiliki dua sumber kutipan yang berbeda, maka teknik menulis kutipan ialah dengan mencantumkan dua nama penulis dan memisahkannya dengan ampersand atau '&'. 

Contohnya: 

baca juga
  • Budaya politik suatu bangsa secara signifikan telah mempengaruhi jalannya pemerintahan (Rustandi & Rustam 2010).
  • Menurut Rustandi dan Rustam (2010) budaya politik suatu bangsa secara signifikan telah mempengaruhi jalannya pemerintahan.

4. Cara Mengutip dari Tiga Penulis atau Lebih

Apabila Anda memiliki kutipan dari tiga penulis yang berbeda, maka tuliskan semua nama penulis berdasarkan urutan abjad lalu pisahkan dengan tanda koma (,) atau bisa juga menggunakan 'et al' yang berarti 'lain-lain'. 

Contoh: Rusdi, Agung, Budi, dan Candra (2010) berpendapat bahwa manusia adalah makhluk sosial. 

5. Cara Mengutip Tanpa Keterangan Tahun

Apabila sumber yang Anda kutip tidak mencantumkan tahun dibuatnya kutipan, maka Anda bisa menuliskan 'tanpa tahun' dalam kurung di belakang tulisan penulis. 

Contoh: "...manusia adalah makhluk sosial (Rusdi, tanpa tahun; 150). 

Seperti itulah beberapa cara mengutip dari jurnal yang baik dan benar. Jangan sampai keliru!

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gadis Dilamar Dosen Pembimbing Skripsi, Publik: Mahasiswa Online Apes

Viral Gadis Dilamar Dosen Pembimbing Skripsi, Publik: Mahasiswa Online Apes

Hits | Senin, 01 Februari 2021 | 13:11 WIB

Banyak Salahnya, Surat Komplain Eiger Dicoret-coret Warganet Bak Skripsi

Banyak Salahnya, Surat Komplain Eiger Dicoret-coret Warganet Bak Skripsi

Hits | Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:59 WIB

Makalah Calon Hakim Agung Triyono Diduga Plagiat, Komisi III Hentikan Rapat

Makalah Calon Hakim Agung Triyono Diduga Plagiat, Komisi III Hentikan Rapat

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

×