Dituding Hendak Kudeta AHY di Demokrat, Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Istana

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 01 Februari 2021 | 19:58 WIB
Dituding Hendak Kudeta AHY di Demokrat, Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Istana
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. / [Foto: KSP]

Suara.com - Kepala Staf Kepresiden Moeldoko angkat bicara terkait tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, yang menyebut ada upaya kudeta dari lingkungan Presiden Jokowi terhadap kepemimpinannya dalam partai.

Nama Moeldoko sendiri dirumorkan satu di antara sosok dalam lingkaran Jokowi, yang mencoba mengambilalih Partai Demokrat.

"Sebenarnya saya masih diam-diam aja sih menunggu besok. Karena saya enggak perlu reaktif dalam hal ini gitu," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual,  Senin (1/2/2021).

Namun, karena wacana itu sudah meluas, Moeldoko menuturkan agar AHY tak melulu mengaitkan kejadian politik dengan Istana. Termasuk soal isu kudeta atas kepemimpinan DPP Partai Demokrat.

"Poinnya pertama, jangan dikit-dikit istana. Dalam hal ini ya, saya mengingatkan, sekali lagi jangan dikit-dikit istana dan jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini," ucap dia.

Pasalnya, kata Moeldoko,  tidak ada kaitan isu kudeta di internal Partai Demokrat dengan Presiden Jokowi. 

"Karena beliau dalam hal ini tak tahu sama sekali, enggak tak tahu apa-apa dalam hal ini, dalam isu ini. Jadi urusan saya, Moeldoko ini, bukan sebagai KSP," katanya. 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY nyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaannya akan digulingkan oleh 5 orang.

Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat. Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat

baca juga

Pidato itu disiarkan secara live melalui kanal YouTube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.

"Gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan," ungkap AHY.

Sementara politikus Partai Demokrat Andi Arief menuding, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai sosok yang mau mengambilaih kepemimpinan AHY.

Andi Arief juga menyebut Moeldoko mengakui mendapat restu Jokowi untuk ambil alih kepemimpinan AHY di Partai Demokrat.

Tudingan tersebut diumumkan Andi Arief dalam akun twitternya @Andiarief_, Senin (1/2/2021) malam.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di Demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," kata Andi Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rachland Nashidik ke Moeldoko: Jangan Jadi The Bad, Apalagi The Ugly

Rachland Nashidik ke Moeldoko: Jangan Jadi The Bad, Apalagi The Ugly

Bekaci | Senin, 01 Februari 2021 | 19:37 WIB

Andi Arief Sebut Moeldoko Ngaku Dapat Restu Jokowi Ambil Alih Demokrat

Andi Arief Sebut Moeldoko Ngaku Dapat Restu Jokowi Ambil Alih Demokrat

Banten | Senin, 01 Februari 2021 | 19:23 WIB

Andi Arief: Moeldoko Mau Ambil Alih Kepemimpinan AHY di Partai Demokrat

Andi Arief: Moeldoko Mau Ambil Alih Kepemimpinan AHY di Partai Demokrat

Bogor | Senin, 01 Februari 2021 | 19:02 WIB

Soal Nama 5 Orang yang Diduga Akan Kudeta AHY, Ini Kata Rachland Nashidik

Soal Nama 5 Orang yang Diduga Akan Kudeta AHY, Ini Kata Rachland Nashidik

Hits | Senin, 01 Februari 2021 | 19:11 WIB

Gamblang! AHY Bongkar 5 Orang Pelaku 'Kudeta' Partai Demokrat

Gamblang! AHY Bongkar 5 Orang Pelaku 'Kudeta' Partai Demokrat

Bogor | Senin, 01 Februari 2021 | 18:55 WIB

Roy Suryo Beri Sinyal Ada Dalang di Balik Menggoyang Demokrat dan AHY

Roy Suryo Beri Sinyal Ada Dalang di Balik Menggoyang Demokrat dan AHY

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:55 WIB

Ferdinand: Saya Tak Percaya Orang Dekat Jokowi Nekat Ambil Paksa Demokrat

Ferdinand: Saya Tak Percaya Orang Dekat Jokowi Nekat Ambil Paksa Demokrat

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:42 WIB

Ini Pernyataan Lengkap AHY soal Upaya Lingkaran Jokowi Kudeta Demokrat

Ini Pernyataan Lengkap AHY soal Upaya Lingkaran Jokowi Kudeta Demokrat

Hits | Senin, 01 Februari 2021 | 18:31 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×