CEK FAKTA: Benarkah Ustadz Maaher Meninggal Setelah Disuntik Paksa?

Dany Garjito, Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 09 Februari 2021 | 11:33 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Ustadz Maaher Meninggal Setelah Disuntik Paksa?
Soni Eranata atau Ustadz Maaher At-Thuwailibi semasa hidup. [Tangkapan layar]

Suara.com - Beredar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa Ustadz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata meninggal setelah disuntik paksa. Narasi tersebut beredar di media sosial dan menuai sorotan.

Akun facebook Angga Apriadi merupakan salah satu akun yang mengunggah dan mengkritik tangkapan layar yang menampilkan narasi tersebut. Narasi yang diunggah pada Senin 8 Februari 2021 tersebut berbunyi seperti ini;

"Innalillahi wa inna ilaihi Roji'uun.... Sahabat dekat Guz Ali Timor yaitu Ustadz Maaher meninggal di dalam penjara Bareskrim mabes polri...????"

"Beberapa kali tes hasil negatif, Lalu di paksa di suntik kemudian meninggal. Nanti setelah para ulama habis giliran siapa lagi nih," buntu narasi tersebut.

Akun Facebook Angga Apriadi menilai narasi tersebut menyesatkan dan mendukung pemerintah mengatasi fenomena narasi sesat seperti ini.

Narasi yang menyebut Ustadz Maaher meninggal keran disuntik paksa (Facebook)
Narasi yang menyebut Ustadz Maaher meninggal keran disuntik paksa (Facebook)

Penjelasan

Setelah ditelusuri, dapat dipastikan bahwa narasi di atas adalah narasi palsu atau kabar hoaks. Narasi yang menyebut bahwa almarhum Ustadz Maaher meninggal setelah disuntik paksa, tidak memiliki dasar. Faktanya, almarhum meninggal karena sakit.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Ia menyebut belum mengetahui dengan pasti sakit apa yang diderita Ustadz Maaher.

"Soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tahu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin 8 Februari 2021.

baca juga

 "Enggak benar kalau disiksa. Almarhum meninggal pukul 19.30 WIB," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Senin 8 Februari 2021.

Kuasa hukum Ustadz Maaher juga menyampaikan penjelasan terkait penyakit yang dialami kliennya. Ia menyebut Ustadz Maaher sempat menjalani operasi usus.

"Awal beliau dioperasi ususnya itu, kira-kira 3 bulan yang lalu, nampaknya penyakit itu masih menjadi keluhan juga," kata Djuju seperti dilansir Detik.com, Senin 8 Februari 2021.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut almarhum Ustadz Maaher meninggal setelah disuntik paksa, tidaklah berdasar. Faktanya, almarhum meninggal karena sakit. Oleh sebab itu, konten ini dapat dikategorikan sebagai konten sesat atau hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Gerindra Fasilitasi Pertemuan Natalius dan Abu Janda?

Mengapa Gerindra Fasilitasi Pertemuan Natalius dan Abu Janda?

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:21 WIB

Besok Kereta Api Lubuklinggau-Kertapati Berubah Jadwal, Ini Perubahannya

Besok Kereta Api Lubuklinggau-Kertapati Berubah Jadwal, Ini Perubahannya

Sumsel | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:21 WIB

Survei Terbaru, Warga Jepang Masih Tolak Olimpiade Tokyo

Survei Terbaru, Warga Jepang Masih Tolak Olimpiade Tokyo

Sport | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:18 WIB

Maaher Dimakamkan di Samping Ali Jaber, Yusuf Mansur: Bisa Double Ziarah

Maaher Dimakamkan di Samping Ali Jaber, Yusuf Mansur: Bisa Double Ziarah

Jakarta | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:17 WIB

Duel Gladbach Vs Man City Juga Dipastikan Pindah ke Budapest

Duel Gladbach Vs Man City Juga Dipastikan Pindah ke Budapest

Bola | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:19 WIB

Pilih Ikut Tes TNI AU, Dua Pemain Ini Absen di TC Timnas Indonesia U-23

Pilih Ikut Tes TNI AU, Dua Pemain Ini Absen di TC Timnas Indonesia U-23

Bola | Selasa, 09 Februari 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×