Ada Kerusakan Sriwijaya Air SJ 182 Tunda Perbaikan, Begini Penjelasan KNKT

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 10 Februari 2021 | 16:58 WIB
Ada Kerusakan Sriwijaya Air SJ 182 Tunda Perbaikan, Begini Penjelasan KNKT
Turbin pesawat Sriwijaya Air SJ 182 [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT menyampaikan dalam laporan awal investigasinya bahwa ada dua kerusakan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang ditunda perbaikannya sejak 25 Desember 2020. Namun pesawat tetap bisa mengudara.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, menjelaskan, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tetap boleh terbang meski ada dua penundaan perbaikan atau Deferred Maintenance Item-DMI.

Pasalnya penundaan perbaikan tersebut sifatnya masuk kategori C yang sesuai dengan MEL. Dimana pesawat diperkenankan terbang dengan waktu tidak lebih dari 10 hari sepanjang perizinan dari Ditjen Perhubungan Udara.

"Jadi secara kelaikan sih pesawatnya nggak ada masalah terbang dengan ada catatan di DMI sepanjang sesuai aturan yang ada minimum equipment list yang di approve atau disahkan oleh Ditjen Perhubungan Udara," kata Soerjanto dalam jumpa pers, Rabu (10/2/2021).

Ia menyampaikan, catatan penundaan perbaikan tersebut terakhir hanya ditemukan sampai tanggal 9 Januari 2021. Kerusakan yang ditunda perbaikannya pun sudah berhasil ditangani dengan baik.

"Sejak tanggal 5 telah perbaikan terakhir itu sampai tanggal 9 itu yang dimaksud kita tidak ditemukan catatan lain di DMI (penundaan perbaikan) di penerbangan di terakhir itu," ujarnya.

Adapun Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, menyebut bahwa publik tidak boleh keliru soal disebut adanya temuan dua kerusakan pesawat yang ditunda. Kerusakan sudah berhasil ditangani.

Hingga pesawat terakhir mengudara sampai akhirnya dikabarkan jatuh sudah tidak ditemukan lagi adanya penundaan kerusakan.

"Buku catatan perawatannya kita sudah punya datanya. Jadi memang benar bahwa informasi ini penting untuk investigasi iya setuju. Dan ini memang sudah kami peroleh datanya," tuturnya.

baca juga

Jatuh

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Lengkap Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182: Pilot Sempat Minta Ganti Arah

Laporan Lengkap Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182: Pilot Sempat Minta Ganti Arah

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:43 WIB

Investigasi Sriwijaya Air SJ182 Jatuh: Autopilot dan Autothrottle Tak Aktif

Investigasi Sriwijaya Air SJ182 Jatuh: Autopilot dan Autothrottle Tak Aktif

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:12 WIB

Investigasi Sriwijaya Air, KNKT: Ada 2 Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya

Investigasi Sriwijaya Air, KNKT: Ada 2 Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:59 WIB

Terkini

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 19:53 WIB

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:45 WIB

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 19:44 WIB

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:40 WIB

Bidik Pasar Global, UMKM Binaan Pertamina Ikuti Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026

Bidik Pasar Global, UMKM Binaan Pertamina Ikuti Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:34 WIB

Review SCTV: The Greatest Show You've Never Heard Of, Jejak Tawa Legendaris

Review SCTV: The Greatest Show You've Never Heard Of, Jejak Tawa Legendaris

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:33 WIB

×