Abu Janda - Natalius Pigai Berdamai, KNPI Tetap Tak Cabut Laporan Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 11 Februari 2021 | 19:19 WIB
Abu Janda - Natalius Pigai Berdamai, KNPI Tetap Tak Cabut Laporan Polisi
Penampakan saat Abu Janda dan Natalius Pigai bertemu. (Dok. Abu Janda)

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) memastikan belum mencabut laporan kasus dugaan ujaran rasisme yang dilakukan Permadi Arya alias Abu Janda terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Laporan itu belum dicabut meskipun Abu Janda dan Natalius Pigai belakangan mengklaim telah bersepakat untuk berdamai.

"Sampai saat ini KNPI belum akan mencabut laporan," kata Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medya RIscha Lubis saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (11/2/2021).

Menurut Medya, laporan kasus rasisme Abu Janda dilayangkan atas nama masyarakat Papua yang bernaung di KNPI. Sehingga, kesepakatan berdamai antara Abu Janda dengan Natalius Pigai tak akan memengaruhi sikap KNPI dalam kasus tersebut.

"Tidak ada urusannya dengan Pigai. Mau dia ngapain juga tidak ada urusan," ujarnya.

Damai

Abu Janda sebelumnya mengklaim bahwa dirinya telah sepakat berdamai dengan Natalius Pigai. Kesepakatan itu dicapai saat keduanya bertemu langsung dengan didampingi oleh elite Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (8/2/2021) kemarin.

"Sepakat untuk saling rukun guyub dan bersama membangun negeri," kata Abu Janda kepada wartawan, Selasa (9/2).

Dalam pertemuan itu, Abu Janda menceritakan kepada Natalius Pigai terkait pengalamannya berkunjung ke Wamena, Papua saat terjadi kerusuhan. Ketika itu, kata Abu Janda, dirinya berkunjung ke Wamena untuk mewawancarai saksi mata sekaligus meluruskan kabar di balik peristiwa kerusuhan tersebut.

baca juga

"Jadi tak mungkin aku rasis ke kaka (Natalius Pigai) apalagi ke saudara Papua," kata dia.

Saat itu Abu Janda, juga menuturkan bahwa dalam kesempatan itu Natalius Pigai pun telah mengerti dan memahami penjelasannya. Bahkan, dia menyebut bahwa Natalius Pigai sejatinya tak mengenal pihak yang melaporkan dirinya ke polisi terkait kasus 'evolusi'.

"Saya ngerti itu! bahkan di TV saya bilang tolong jaga Abu Janda, dia orang baik," ujar Abu Janda menirukan perkataan Natalius Pigai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Minta Komnas HAM Beri Bukti Investigasi Kasus Penembakan Laskar FPI

Polri Minta Komnas HAM Beri Bukti Investigasi Kasus Penembakan Laskar FPI

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 18:53 WIB

Gegara Aisha Weddings, Gerakan Ini Berikan Tuntutan ke Polri hingga Kominfo

Gegara Aisha Weddings, Gerakan Ini Berikan Tuntutan ke Polri hingga Kominfo

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:14 WIB

Dihujat Netizen, Gus Miftah Disebut Pilih Kasih Antara Abu Janda dan Maaher

Dihujat Netizen, Gus Miftah Disebut Pilih Kasih Antara Abu Janda dan Maaher

Jogja | Kamis, 11 Februari 2021 | 14:10 WIB

Tegas! PKS Tanya Soal Influencer: Abu Janda Dibayar Pakai Dana APBN?

Tegas! PKS Tanya Soal Influencer: Abu Janda Dibayar Pakai Dana APBN?

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 12:15 WIB

Terkini

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×