Jepang Akhirnya Tunjuk Seorang Wanita jadi Presiden Penyelenggara Olimpiade

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 18 Februari 2021 | 20:27 WIB
Jepang Akhirnya Tunjuk Seorang Wanita jadi Presiden Penyelenggara Olimpiade
Menteri Olimpiade Jepang Seiko Hashimoto dalam foto arsip 17 Maret 2020 pada sebuah jumpa pers. Hashimoto menandaskan Olimpiade 2020 di Tokyo yang sudah dimundurkan ke 2021 harus digelar tahun depan apa pun risikonya. (AFP/KAZUHIRO NOGI)

Suara.com - Pemerintah Jepang akhirnya menunjuk seorang wanita menggantikan Yoshiro Mori untuk memimpin panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2021.

Menyadur The Associated Press, Kamis (18/2/2021) Seiko Hashimoto ditunjuk sebagai presiden panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo setelah pertemuan dewan eksekutif.

Hashimoto menggantikan Yoshiro Mori, mantan perdana menteri Jepang yang dipaksa mengundurkan diri pekan lalu setelah membuat komentar seksis tentang wanita.

Hashimoto pernah menjabat sebagai menteri Olimpiade di kabinet Perdana Menteri Yoshihide Suga. Dia juga memegang portofolio yang berhubungan dengan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Wanita 56 tahun tersebut pernah berkompetisi di tiga Olimpiade Musim Panas (tahun 1988, 1992 dan 1996) untuk cabang olah raga bersepeda dan di empat Olimpiade Musim Dingin (1984, 1988, 1992 dan 1994) di speedskating.

Dia memenangkan medali perunggu - satu-satunya medalinya - pada tahun 1992 dalam lomba speedskating 1.500 meter.

Menurut sejarawan Dr Bill Mallon, tujuh penampilannya adalah yang paling banyak dilihat oleh atlet "multi-musim" manapun dalam permainan tersebut.

Hashimoto terikat pada Olimpiade dalam banyak hal. Dia lahir di Hokkaido di Jepang utara hanya lima hari sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 1964. Nama "Seiko" berasal dari "seika," yang diterjemahkan sebagai api Olimpiade.

Menurut laporan yang beredar luas di Jepang, Hashimoto enggan mengambil pekerjaan itu dan merupakan salah satu dari tiga kandidat terakhir yang dipertimbangkan.

baca juga

Panitia seleksi bertemu selama tiga hari berturut-turut, janji yang dikebut mengingat pembukaan Olimpiade menyisakan waktu lima bulan sebelum acara pembukaan di tengah pandemi Covid-19.

Jajak pendapat menunjukkan sekitar 80 persen masyarakat Jepang menginginkan Olimpiade dibatalkan atau ditunda lagi. Ada ketakutan membawa puluhan ribu atlet dan lainnya ke Jepang.

Ada juga penentangan terhadap biaya yang melonjak. Dana resmi yang disampaikan adalah 15,4 miliar dolar (Rp 216 triliun), meskipun beberapa audit pemerintah mengatakan dana yang dikeluarkan mencapai 25 miliar dolar (Rp 351 triliun), rekor Olimpiade Musim Panas termahal menurut sebuah studi Universitas Oxford.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Bangga! Jengkol Asal Sumbar Masuk Pasar Jepang

Bikin Bangga! Jengkol Asal Sumbar Masuk Pasar Jepang

Riau | Kamis, 18 Februari 2021 | 14:46 WIB

Hentai dan 10 Istilah Bahasa Jepang Lengkap dengan Artinya

Hentai dan 10 Istilah Bahasa Jepang Lengkap dengan Artinya

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:37 WIB

Wanita Jepang Diizinkan Ikut Rapat tapi Tak Boleh Sampaikan Pendapat

Wanita Jepang Diizinkan Ikut Rapat tapi Tak Boleh Sampaikan Pendapat

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×