alexametrics

Munarman Sebut FPI Tak Mengkafirkan Orang Seperti ISIS

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari
Munarman Sebut FPI Tak Mengkafirkan Orang Seperti ISIS
Jubir FPI Munarman. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Banyak perbedaan dalam ideologi yang dianut FPI dengan ISIS, termasuk soal menghalalkan darah sesama muslim.

Suara.com - Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman membela bahwa ideologi kelompoknya tidak sama dengan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

Banyak perbedaan dalam ideologi yang dianut FPI dengan ISIS, termasuk soal menghalalkan darah sesama muslim.

Munarman menegaskan, kalau FPI merupakan aswaja di mana mereka tidak mengkafirkan sesama muslim. Itu sangat bertolak belakang dengan pemahaman ISIS.

"FPI adalah Aswaja yang tidak mengkafirkan sesama muslim, apalagi menghalalkan darah muslim, sedang ISIS mengkafirkan umat Islam non ISIS dan menghalalkan darah sesama muslim," kata Munarman kepada Suara.com, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Terima Barbuk Kasus Laskar FPI, Polri Langsung Pilah dan Pelajari

Munarman juga menyebut kalau FPI menganut teologi Asy'ari. Sementara ISIS beraqidah takfiri.

Lalu, organisasi masyarakat yang resmi dibubarkan pemerintah pada Desember 2020 itu dikatakannya memiliki amaliyah maulid, tawassul, tabarruk dan ziarah kubur.

"Sedangkan ISIS mengharamkan dan membid'ahkan bahkan mengkafirkan semua Amaliyah tersebut," ujarnya.

FPI juga disebut Munarman menghormati makam para nabi dan auliya. Hal tersebut berbanding terbalik dengan ISIS yang justru menghancurkan dan mengebom makam para nabi dan auliya.

Selebihnya, Munarman mengatakan kalau FPI tetap objektif di mana banyak dukungan terhadap ISIS sejak awal kemunculannya. Hingga saat ini, ia mengklaim kalau FPI menolak keberadaan ISIS.

Baca Juga: Komnas HAM Serahkan Barbuk Investigasi Kasus Laskar FPI ke Polri

"Ternyata dengan berjalannya waktu terbukti bahwa ISIS tidak benar bahkan ngawur, maka FPI nyatakan menolak dan menentang ISIS." pungkasnya.

Komentar