TPU Bambu Apus Kebanjiran, Kuburan Pasien Covid-19 Amblas

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 23 Februari 2021 | 12:26 WIB
TPU Bambu Apus Kebanjiran, Kuburan Pasien Covid-19 Amblas
Penampakan makam korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim seusai digenangi banjir. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Puluhan lubang makam khusus Covid-19 yang sempat terisi genangan air di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur beberapa waktu lalu kini sudah mengering, Selasa (23/2/2021). 

Endang, salah satu petugas penggali kubur mengatakan, sejumlah makam yang terendam langsung dikeringkan menggunakan alat penyedot.

"Kami memiliki alat penyedot, jadi kemarin pas kemarin ada air yang masuk langsung kami keringkan," ujar Endang kepada Suara.com di TPU Bampu Apus.

Endang pun memastikan bahwa genangan air dan hujan lebat yang terjadi pada beberapa waktu lalu tidak mengakibatkan kerusakan makam.

"Sejauh ini tidak ada kerusakan, karena yang ada cuma genangan air, bukan banjir," kata dia.

Penampakan makam korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim seusai digenangi banjir. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan makam korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim seusai digenangi banjir. (Suara.com/Yaumal)

Hal itu juga dibenarkan Adi, salah satu staf administrasi TPU Bambu Apus. Dia mengatakan genangan air yang terjadi baru pertama kali, karena intensitas hujan tinggi akhirnya air mengisi lubang makam yang sudah digali sebelumnya.
 
 “Ini baru pertama kali, dan sampai saat ini tidak ada makam yang rusak,” ujarnya.

Namun berdasarkan pantauan Suara.com, ada satu makam yang amblas, selain itu sejumlah makam juga ada yang rata dengan tanah.

“Kalau untuk yang rata dengan tanah itu memang rencananya, pemakaman ini akan didaftarkan, jadi seperti lapangan bola. Tapi nantinya nisan akan kami letakkan, biar tetap dikenali keluarga,” jelas Adi.

Penampakan makam korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim seusai digenangi banjir. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan satu makam korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim yang tanahnya amblas seusai digenangi banjir. (Suara.com/Yaumal)

Di samping itu, terkait jumlah jenazah Covid-19 yang sudah dimakamkan di TPU ini sebanyak 1905 jenazah perhari Senin (22/2/2021).

baca juga

Diketahui, puluhan liang lahat yang dipersiapkan sebagai lokasi pemakaman jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum Bambu Apus dipenuhi genangan air hujan, Kamis pekan lalu.

“Liang lahat yang terisi air hujan itu seluruhnya yang sedang kita persiapkan untuk pemakaman jenazah. Jumlahnya sekitar 30 titik di blad 5,” kata Kepala Satuan Pelaksana TPU Bambu Apus, Koko, di Jakarta.

Koko mengatakan pada mulanya liang lahat tersebut sengaja dipersiapkan pengelola pemakaman agar mempercepat proses pemakaman pasien COVID-19. Sebab jumlah jenazah yang dimakamkan dengan prosedur COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir relatif tinggi, mencapai rata-rata 15-30 jenazah per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omzet Berlipat Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang TPU Bambu Apus: Jauh Lebih Besar Pas Covid

Omzet Berlipat Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang TPU Bambu Apus: Jauh Lebih Besar Pas Covid

News | Senin, 11 Maret 2024 | 16:38 WIB

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 11 Maret 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:39 WIB

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:37 WIB

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:34 WIB

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:31 WIB

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:30 WIB

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:24 WIB

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:23 WIB

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:20 WIB

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:19 WIB

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:15 WIB

×