Bekerja Militan, Tito Sebut Pemadam Kebakaran Kurang Diapresiasi Pemda

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 01 Maret 2021 | 13:41 WIB
Bekerja Militan, Tito Sebut Pemadam Kebakaran Kurang Diapresiasi Pemda
Ilustrasi pemadaman kebakaran (Antara)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut pemadam kebakaran sebagai petugas paling militan melihat dari tugas yang dikerjakannya.

Tito menuturkan, resiko pekerjaan yang ditanggung pemadam kebakaran belum mendapatkan apresiasi memadai dari pihak pemerintah setempat.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-102 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Acara tersebut digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat dan disiarkan melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (1/3/2021).

"Pada praktiknya di berbagai daerah, beban tugas dan resiko yang ditanggung pemadam kebakaran, saya melihat belum mendapat apresiasi memadai," kata Tito.

Menurut Tito, ketimpangan antar daerah dalam penyelenggaraan urusan kebakaran masih terasa. Tidak semua pimpinan kepala daerah memberikan perhatian khusus kepada instansi pemadam kebakaran guna menunjang tugas-tugasnya.

Selain itu, Tito juga menyebutkan bahwa tugas pemadam kebakaran itu bukan hanya untuk memadamkan si jago merah. Banyak aksi penyelamatan lainnya yang juga dilakukan petugas kebakaran.

Dengan demikian, Tito meminta kepada kepala daerah untuk memberikan perhatian lebih kepada jajaran pemadam kebakaran baik secara organisasi maupun perserorangan.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Kapolri tersebut berharap anggaran pemerintah daerah bagi pemadam kebakaran harus betul-betul memadai.

"Adalah anggarannya dianggarkan yang memadai, dengarkan suara aspirasi dari jajaran pemadam kebakaran apa yang dibutuhkan untuk tunjangan mungkin, sarana prasarana peralatan agar mereka bisa bekerja secara maksimal," jelasnya.

baca juga

Hal tersebut disampaikan Tito karena ia melihat pemadam kebakaran bekerja militan di mana petugasnya sudah terlatih. Bahkan ia sampai menyebut kalau level petugas pemadam kebakaran itu berada di bawah kemampuan pihak kepolisian.

"Satu titik, satu klik mungkin di bawah kemampuan kepolisian. Tapi kepolisian tugasnya lain penegkan hukum, yang ini spesifik masalah kebakaran penyelamatan lebih profesional di bidang itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Gambut di Aceh Hanguskan Delapan Hektar Lahan Milik Warga

Kebakaran Gambut di Aceh Hanguskan Delapan Hektar Lahan Milik Warga

Foto | Minggu, 28 Februari 2021 | 19:55 WIB

Kebakaran di Kampus FBE UII, 7 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Kebakaran di Kampus FBE UII, 7 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Jogja | Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:38 WIB

Api Berkobar, Markas Pemadam Kebakaran Swasta di Pontianak Terbakar

Api Berkobar, Markas Pemadam Kebakaran Swasta di Pontianak Terbakar

Kalbar | Jum'at, 26 Februari 2021 | 13:36 WIB

Dugaan Pungli Pegawai Pemadam Kebakaran Makassar, Pendaftar Harus Beli Map

Dugaan Pungli Pegawai Pemadam Kebakaran Makassar, Pendaftar Harus Beli Map

Sulsel | Rabu, 24 Februari 2021 | 20:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×