alexametrics

Bos yang Cabuli Karyawati Bank Nangis Dengar Azan di Penjara, Ingin Disunat

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Bos yang Cabuli Karyawati Bank Nangis Dengar Azan di Penjara, Ingin Disunat
Jimmy Hendrawan alias JH (47), tersangka kasus pencabulan dua sekretaris bank Internasional di Jakarta Utara. (Dok polisi)

Dari suara azan di penjara, Jimmy yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap dua sekretarisnya itu bersedia untuk memeluk Islam.

Suara.com - Bos PT TMM FIN Bank Internasional, Jimmy Hendrawan alias JH (47) terisak tangis ketika mendengar lantunan azan saat mendekam di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Utara terkait kasus pencabulan. Dari suara azan di penjara, Jimmy yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap dua sekretarisnya itu bersedia untuk memeluk Islam.

Cerita Jimmy menjadi mualaf setelah mendengar azan di penjara diungkap Wakapolres Metro Jakarta Utara Nasriadi.

Dia pun membeberkan soal kronologi Jimmy mendapatkan hidayat setelah berada di dalam penjara. Jimmy, kata dia meminta kepada salah satu tahanan untuk menuntunnya untuk menjadi mualaf.

"Saat dilakukan penahanan dan berkumpul bersama para tahanan, pelaku mendengar azan dan tergerak hatinya dan pelaku menangis serta meminta salah seorang tahanan yang beragama Islam untuk dimualafkan untuk memeluk agama Islam," kata Nasradi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Selipkan Keris di Pinggang, Jurus Jimmy saat Cabuli Dua Sekretaris Bank

Lebih lanjut, Nasradi mengaku telah memerintahkan salah satu anggota polisi untuk bertemu dengan Jimmy di penjara. Setelah resmi memeluk Islam, kata Nasradi, Jimmy mengaku mau dikhitan yang menjadi salah satu kewajiban yang dijalani umat Muslim. 

"Kompol Sutikno bertemu dengan pelaku dan untuk keabsahan, kebersihan dalam pelaku menjalankan agama Islam, pelaku wajib melaksanakan khitan, Kompol Sutikno berjanji untuk mengkhitankan pelaku," kata dia. 

Jimmy Hendrawan alias JH (47), tersangka kasus pencabulan dua sekretaris bank Internasional. (Dok polisi)
Jimmy Hendrawan alias JH (47), tersangka kasus pencabulan dua sekretaris bank Internasional. (Dok polisi)

Modus Peramal

Jimmy sebelumnya ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap dua sekretarisnya, DF (25) dan EFS (23). 

Pria beranak empat itu, menggunakan modus memiliki kemampuan meramal untuk selanjutnya melakukan tindak asusila. Kepada aparat kepolisian, Jimmy telah mengaku melakukan perbuatan bejatnya, yakni meremas payudara hingga memaksa korban untuk melakukan oral seks.

Baca Juga: Cabuli Sekretaris Bank saat Ritual Sembahyang, Begini Hasil Tes Urine Jimmy

Belakang, dia juga mengaku mengajak kedua korbannya untuk melakukan ritual mandi bersama. Dia berdalih kepada korbannya untuk membuka aura.

Komentar