alexametrics

Profil Said Aqil Siradj, Ketum PBNU yang Jadi Komisaris Utama PT KAI

Rifan Aditya
Profil Said Aqil Siradj, Ketum PBNU yang Jadi Komisaris Utama PT KAI
Profil Said Aqil Siradj - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam peringatan Hari Santri Nasional di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Berikut profil Said Aqil Siradj, ketua PBNU yang ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT KAI.

Suara.com - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj ditunjuk oleh Menteri BUMN, Erick Thohir untuk menjadi Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Profil Said Aqil Siradj dan alasan dirinya diberikan jabatan di luar bidang keagamaan menarik untuk diketahui.

Selain Said Aqil, Erick Thohir juga mengangkat empat nama baru, yaitu Diah Natalisa dan Chairul Anwar sebagai Komisaris, serta Rochadi dan Riza Primadi sebagai Komisaris Independen. Penunjukkan Said Aqil sebagai Komisaris Utama PT KAI ini telah disampaikan oleh Riza Permadi.

Langsung saja, tak perlu berlama-lama simak profil Said Aqil Siradj selengkapnya di bawah ini.

Latar Belakang dan Pendidikan Said Aqil

Baca Juga: Said Aqil jadi Bos PT KAI, PDIP: Kiai yang Paham Transportasi Publik

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. lahir di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, pada tanggal 3 Juli 1953. Orang tua Said Aqil Siradj adalah KH. Aqiel Sirodj dan Hj. Afifah.

Pendidikan Said Aqil banyak dihabiskan di pondok pesantren. Kemudian setelah lulus dari Madrasah Tarbiyatul Mubtadi'ien, Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Said melanjutkan pendidikan ke Pesantren Hidayatul Mubtadi'en, Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Kemudian selepas dari sana, Said Aqil hijrah ke Yogyakarta. Ia menimba ilmu di Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta selama tiga tahun pada 1972-1975.

Setelah itu, dirinya melanjutkan kuliah di Arab Saudi. Said Aqil mendapatkan gelar sarjana dari Universitas King Abdul Azis, Jedddah Jurusan Ushuluddin dan dakwah pada 1980-1982.

Kemudian, Said Aqil melanjutkan studi masternya di Universitas Ummul al-Qura, Mekkah jurusan Perbandingan agama pada tahun 1982-1987. Masih di jurusan dan universitas yang sama, Said Aqil  meraih gelar doktoral pada 1987-1994.

Baca Juga: Said Aqil Ditunjuk Jadi Komut KAI, Politikus PDIP: Tidak Ada Muatan Politis

Karier Said Aqil sebagai Ketua Umum PBNU

Komentar