Peserta KLB Demokrat Ngaku Dikasih Rp Duit Rp 100 Juta, Pengacara: Ini Lucu

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 13 Maret 2021 | 16:20 WIB
Peserta KLB Demokrat Ngaku Dikasih Rp Duit Rp 100 Juta, Pengacara: Ini Lucu
Kepala Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat versi KLB, Razman Arif Nasution. [Suara.com/Ria Rizki Nurmala Sari]

Suara.com - Adanya pengakuan peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yang mengaku menerima Rp 100 juta dianggap Kepala Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat versi KLB, Razman Arif Nasution sebagai lelucon. 

Razman mengaku bingung, karena banyak pernyataan soal pemberian uang yang dilontarkan oleh peserta KLB. Dia menganggapnya menjadi lucu, lantaran besaran uang yang disampaikan berbeda-beda. 

"Mana yang benar ini? Kemarin, katanya dijanjiin Rp 100 juta, terus dikasih Rp 5 juta. Ditambah lagi, katanya Rp 5 juta, Rp 10 juta, keberatan. Sekarang dikasih Rp 100 juta lapor juga. Jadi mana ini yang benar gitu? Ini lucu," kata Razman di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Sabtu (13/3/2021). 

Razman juga heran melihat peserta KLB yang kekinian mengklaim sebagai pendukung Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saling ribut soal besaran uang dari KLB Deli Serdang. 

"Ngapain heboh? Apa di situ masalahnya? Jangan kelihatan kali, bingung(nya)."

Sebelumnya, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut) Rahman Dontili mengklaim, mendapatkan Rp 100 juta setelah mengikuti KLB Deli Serdang.

Namun kekinian, Rahmat mengklaim memilih melaporkan hal tersebut ke DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY. 

Pengakuan Rahman tersebut disampaikan melalui video yang dipertontonkan di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021) sore. 

"Saya melihat KLB itu ilegal ya. Perlu saya sampaikan, saya orang menerima uang Rp 100 juta. Tapi bukan berarti saya harus diam ketika melihat ketidakbenaran ini," kata Rahman dalam video. 

baca juga

Menurutnya, ia melihat keanehan saat mengikuti KLB Deli Serdang. Misalnya, para peserta KLB dianggap bukan pemilik suara sah. Kejadian tersebut kemudian ia laporkan ke DPP Demokrat kubu AHY. 

"Saya mencoba menghubungi DPP dan melaporkan, karena masih mencintai Partai Demokrat," ungkapnya. 

Rahman bercerita, dia meyakini peserta KLB yang hadir bukanlah pemilik suara sah di Demokrat. Ia mengakui sulit membedakan mana kader dan mana yang bukan kader. 

"Kita ikuti kongres itu memang rancu dan cacat prosedur. Kita bukan kader, dan kader itu sama. Baik peserta atau bukan masuk tanpa registrasi. Acara langsung mulai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Ditolak, Pengacara Moeldoko Cs Kesal ke Penyidik Polda Metro Jaya

Laporan Ditolak, Pengacara Moeldoko Cs Kesal ke Penyidik Polda Metro Jaya

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 15:20 WIB

Laporan Pengacara Kubu Moeldoko Tak Diterima Polda Metro Jaya

Laporan Pengacara Kubu Moeldoko Tak Diterima Polda Metro Jaya

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:33 WIB

Atraksikan Lahap Api, Demokrat Banyuwangi Siapkan Pasukan Tekbal Dukung AHY

Atraksikan Lahap Api, Demokrat Banyuwangi Siapkan Pasukan Tekbal Dukung AHY

Jatim | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:27 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×