Tolak Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, Demokrat: Tak Ada Urgensinya

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 15 Maret 2021 | 10:29 WIB
Tolak Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, Demokrat: Tak Ada Urgensinya
Presiden Jokowi / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menilai tak ada urgensi UUD 1945 diamandemen terutama pasal yang mengatur masa jabatan presiden. Ia mengatakan, tak ada prestasi menonjol sebagai alasan masa jabatan presiden ditambah.

"Kami berpandangan tak ada urgensi untuk melakukan amandemen UUD ‘45, apalagi jika hanya untuk merubah batas masa jabatan presiden," kata Kamhar kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Kamhar dan pihaknya melihat tak ada alasan objektif yang bisa dijadikan pertimbangan memperpanjang masa jabatan presiden. Pasalnya, kata dia, kinerja pemerintah saat ini dirasa biasa saja.

"Baik itu di bidang ekonomi, politik dan hukum sebagai dispensasi. Biasa saja, malah di bidang politik dan hukum ada beberapa indikator yang mengalami penurunan," ungkapnya.

Di sisi lain, Kamhar mengatakan wacana memperpanjang masa jabatan presiden juga pernah mengemuka di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, ia mengklaim SBY tak tergoda.

"Kekuasaan itu cenderung menggoda, karenanya dibutuhkan kearifan dan kebijaksanaan dalam menjalankan dan memposisikan kekuasaan agar terhindar dari jebakan kekuasaan," tandasnya.

3 periode

Sebelumnya eks Ketua MPR RI Amien Rais menyoroti demokrasi Indonesia yang menurutnya merosot drastis sampai kini ada kesan berubah menjadi oligarki.

Amien Rais mengatakan, hal itu membuat orang-orang prihatin karena telah menguntungkan kelompok elit politik saja.

baca juga

Hal itu disampaikan oleh Amien Rais dalam sebuah tayangan yang disiarkan lewat akun YouTube miliknya.

"Sejak memproklamasikan kemerdekaan, demokrasi yang ingin kita tegakkan dari waktu ke waktu bukan menguat malah merosot makin buruk. Bahkan sekarang mungkin kita tidak bisa bicara demokrasi dengan bangga," kata Amien Rais dikutip Minggu (14/3/2021).

"Tapi kita sadar demokrasi kita sudah menjadi oligarki yang tidak menguntungkan banyak orang, tapi meguntungkan kelompok elit yang bikin kita prihatin," sambungnya.

Melanjutkan hal itu, Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha pemerintahan Jokowi menguasai seluruh lembaga tinggi negara. Hal itu menurutnya sangat berbahaya.

Politisi senior tersebut juga mengaku menangkap sinyal politik atau skenario yang mengarah agar Presiden Jokowi bisa terpilih lagi hingga tiga periode.

"Yang paling berbahaya sekarang adalah ada usaha-usaha yang betul-betul luar biasa, skenario, dan back up politik serta keuangannya itu, supaya Presiden Jokowi bisa mencengkeram lembaga tinggi negara khususnya DPR, MPR, DPD," kata Amien Rais

"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang ada semacam opini yang semula samar sekarang semakin ke arah mana rezim Jokowi melihat masa depannya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Munarman soal Kudeta Demokrat: Negara Hukum Versus Negara Kekuasaan

Munarman soal Kudeta Demokrat: Negara Hukum Versus Negara Kekuasaan

Bogor | Senin, 15 Maret 2021 | 10:23 WIB

Relawan Ingatkan SBY dan AHY, Jokowi Bisa Marah Besar Dirong-rong Terus

Relawan Ingatkan SBY dan AHY, Jokowi Bisa Marah Besar Dirong-rong Terus

Banten | Senin, 15 Maret 2021 | 10:04 WIB

Isu Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, PPP: Tak Ada Usulan dari Parpol

Isu Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, PPP: Tak Ada Usulan dari Parpol

News | Senin, 15 Maret 2021 | 09:55 WIB

Marzuki Alie ke Pengacara Kubu AHY: Anda Harus Tahu Siapa yang Ditindas

Marzuki Alie ke Pengacara Kubu AHY: Anda Harus Tahu Siapa yang Ditindas

News | Senin, 15 Maret 2021 | 09:38 WIB

Terkini

Penyebab Kulkas Bawah Tidak Dingin Padahal Freezer Atas Membeku, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Kulkas Bawah Tidak Dingin Padahal Freezer Atas Membeku, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Suahasil Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun, Cair Bertahap hingga November

Suahasil Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun, Cair Bertahap hingga November

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:41 WIB

5 Sabun Cuci Piring Bebas SLS Terbaik untuk Kulit Sensitif

5 Sabun Cuci Piring Bebas SLS Terbaik untuk Kulit Sensitif

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Perluas Peluang Pasar Global, Pertamina Bekali UMKM dengan Pelatihan Ekspor

Perluas Peluang Pasar Global, Pertamina Bekali UMKM dengan Pelatihan Ekspor

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kini Bus Rombongan Jakmania Dilempari di Tol, Perempuan jadi Korban, Balita Trauma

Kini Bus Rombongan Jakmania Dilempari di Tol, Perempuan jadi Korban, Balita Trauma

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Percikan Darah di Bunga Karya Arafat Nur: Cinta Tumbuh di Tengah Perang

Percikan Darah di Bunga Karya Arafat Nur: Cinta Tumbuh di Tengah Perang

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Di Kaki Bukit Cibalak: Ketika Kejujuran Berhadapan dengan Kekuasaan

Ulasan Di Kaki Bukit Cibalak: Ketika Kejujuran Berhadapan dengan Kekuasaan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Erick Thohir Bereaksi Keras soal Penyerangan Bus Persib U-18

Erick Thohir Bereaksi Keras soal Penyerangan Bus Persib U-18

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:23 WIB

×