Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca, Ini Alasan BPOM

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Senin, 15 Maret 2021 | 20:49 WIB
Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca, Ini Alasan BPOM
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Pemerintah menunda penggunaan vaksin covid-19 merek AstraZeneca di Indonesia, setelah mendapat laporan efek samping penggumpalan darah di sejumlah negara.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny Kusumastuti Lukito menyebut, saat ini pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat Inggris (MHRA), dan Otoritas Kesehatan Eropa (EMA).

"Untuk kehati-hatian, kami masih dalam proses berkomunikasi dengan WHO dan SAGE. Kemudian, hasil komunikasi tersebut akan dibahas tim lintas sektor. Tentunya juga dengan Kemenkes, untuk diputuskan soal penggunaan AStraZenca dalam vaksinasi nasional. Harapannya tidak terlalu lama," kata Penny dalam Rapat Kerja di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Namun, Penny memastikan nomor kode pembuatan Astrazeneca yang ditunda di berbagai negara karena kasus penggumpalan darah, berbeda dengan vaksin yang baru datang ke Indonesia pekan lalu.

"Kami bisa melihat bahwa, nomor batch yang saat ini ditangguhkan penggunaanya di beberapa negara Uni Eropa, tidak termasuk pada nomor batch yang masuk ke Indonesia," ucapnya.

Kementerian Kesehatan juga masih menanti fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia untuk vaksin AstraZeneca, yang menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin akan diputuskan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, sudah ada beberapa negara di Eropa seperti Austria, Denmark, Norwegia, Islandia, Luksemburg, Estonia, Latvia, Romania, Lithuania, Italia, Thailand, Irlandia, dan Belanda yang menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca.

Indonesia sendiri akan mendapatkan 11.704.800 dosis vaksin AstraZeneca melalui kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sejauh ini baru datang sebanyak 1.113.600 dosis yang mendarat di tanah air pada Senin (8/3/2021) lalu, sisanya diharapkan bisa sampai pada Mei 2021.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Penggumpalan Darah, Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca

Kasus Penggumpalan Darah, Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca

News | Senin, 15 Maret 2021 | 17:31 WIB

WHO Tegaskan Tidak Ada Indikasi Vaksin AstraZeneca Picu Pembekuan Darah

WHO Tegaskan Tidak Ada Indikasi Vaksin AstraZeneca Picu Pembekuan Darah

Tekno | Senin, 15 Maret 2021 | 16:30 WIB

Perawat Austria Tewas Usai Divaksin AstraZeneca, Penyebabnya Masih Misteri

Perawat Austria Tewas Usai Divaksin AstraZeneca, Penyebabnya Masih Misteri

Tekno | Senin, 15 Maret 2021 | 13:00 WIB

Diduga Picu Penggumpalan Darah, Benarkah Vaksin AstraZeneca Tidak Aman?

Diduga Picu Penggumpalan Darah, Benarkah Vaksin AstraZeneca Tidak Aman?

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 22:21 WIB

Perbandingan Vaksin Covid-19 Pfizer, Moderna dan AstraZeneca

Perbandingan Vaksin Covid-19 Pfizer, Moderna dan AstraZeneca

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 18:02 WIB

Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, 3 Nakes Norwegia Alami Gejala Mengerikan

Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca, 3 Nakes Norwegia Alami Gejala Mengerikan

Malang | Minggu, 14 Maret 2021 | 15:19 WIB

Videografis: Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca

Videografis: Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca

Video | Sabtu, 13 Maret 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

×