Kena Peluru Nyasar Polisi, Bayi Umur Setahun Koma

Dany Garjito | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 18 Maret 2021 | 20:24 WIB
Kena Peluru Nyasar Polisi, Bayi Umur Setahun Koma
Ilustrasi peluru nyasar. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi berumur setahun di Houston, AS berada dalam kondisi kritis setelah tekena peluru nyasar polisi. Menyadur New York Post Kamis (18/03), bayi ini tertembak tepat di kepalanya.

Bayi laki-laki bernama Legend Smalls ini sedang duduk di kursi belakang ketika ibu dan ayahnya mampir ke pom bensin. Tiba-tiba saja, kendaraan mereka dibajak pria bersenjata yang sedang dikejar polisi.

Ayah Legend, Wood terluka parah karena polisi menembak mobil mereka. "Bayi saya di kursi belakang!" ibu Legend, Daisha Smalls, berteriak.

Anak laki-laki itu kini berada dalam perawatan intensif di rumah sakit, di mana dokter mengatakan mereka harus melihat perkembangan Legend untuk mengetahui apakah dia dapat pulih.

"Putra saya telah berjuang setiap hari untuk hidupnya," kata Smalls kepada wartawan pada konferensi pers Selasa. "Bayi saya tidak pantas ditembak - terutama oleh polisi."

Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)
Ilustrasi bayi kena peluru nyasar. (Unsplash/Liane)

Tersangka diidentifikasi sebagai Broderick Woods yang berusia 33 tahun. Ia sedang mengendarai Mercedes-Benz dan terkait dengan setidaknya dua perampokan ketika polisi mengejarnya

Menurut pengacara hak sipil, Ben Crump, petugas menempatkan Smalls, putranya dan yang lainnya dalam bahaya dengan melepaskan tembakan, NBC News melaporkan.

"Kami tahu Anda tidak akan menembak tanpa target. Dan jelas polisi Houston tidak mengetahui target mereka, karena mereka mengenai Legend tepat di tengkorak. Bukan luka goresan."

Dokter telah mengeluarkan peluru dari otak bocah itu, tetapi serpihannya tetapdi sana. Bagian tengkoraknya harus diangkat untuk mengurangi tekanan yang disebabkan oleh pembengkakan otak, kata Crump.

"Mengapa polisi tidak menghormati hidupnya?" Crump bertanya. "Mereka tahu dia ada di dalam mobil, wanita kulit hitam yang tidak bersalah ini, tapi mereka mulai menembak di dalam mobil."

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa, Kepala Kepolisian Houston Art Acevedo mengatakan berdoa untuk pemulihan Legend sambil mencatat bahwa petugas berusaha menghentikan upaya pembajakan mobil.

"Khawatir akan keselamatan ibu, salah satu petugas kami melepaskan senjatanya, memukul tersangka secara fatal," kata Acevedo. Sayangnya, Baby Legend juga tertembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi yang Viral Terekam CCTV Diringkus Polisi

Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi yang Viral Terekam CCTV Diringkus Polisi

Jatim | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:49 WIB

Gadis Tuna Wicara di Mesuji Dipukuli Diikat di Tiang Rumah oleh Perampok

Gadis Tuna Wicara di Mesuji Dipukuli Diikat di Tiang Rumah oleh Perampok

Lampung | Selasa, 16 Maret 2021 | 09:02 WIB

Profil Anton Medan, Perampok Insaf, Masuk Islam, Bikin Pesantren At-Taibin

Profil Anton Medan, Perampok Insaf, Masuk Islam, Bikin Pesantren At-Taibin

Bali | Senin, 15 Maret 2021 | 17:27 WIB

Terkini

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB