Indonesia Cabut Penangguhan, Vaksin AstraZeneca Mulai Dipakai Pekan Depan

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:20 WIB
Indonesia Cabut Penangguhan, Vaksin AstraZeneca Mulai Dipakai Pekan Depan
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan mencabut penangguhan sementara vaksin covid-19 merek AstraZeneca, dan mulai dipakai dalam vaksinisasi ke masyarakat pekan depan.

Budi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat Inggris (MHRA), dan Otoritas Kesehatan Eropa (EMA), vaksin AstraZeneca aman untuk digunakan.

"Ini sudah dikonfirmasi oleh MHRA, badan pengawas obat-obatan di London. Juga dikonfirmasi EMAC dan WHO sendiri tadi malam. Jadi Insya Allah rencananya minggu depan akan dimulai didistribusikan dan vaksinasi memakai AstraZeneca," kata Budi dalam jumpa pers KPCPEN, Jumat (19/3/2021).

Perihal teknis vaksinasi memakai AstraZeneca, akan dijelaskan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam jumpa pers Jumat sore.

Sebelumnya, WHO menegaskan, vaksin covid-19 buatan perusahaan Inggris, yakni AstraZeneca, aman dipakai dan tetap bisa digunakan.

"Saat ini, WHO menganggap manfaat AstraZeneca lebih besar daripada risikonya dan merekomendasikan agar vaksinasi dilanjutkan," demikian tertulis dalam pengumuman WHO pada laman resminya, Rabu (17/3/2021).

WHO menyampaikan, vaksinasi Covid-19 memang tidak akan mengurangi penyakit atau kematian akibat penyebab lain. Tetapi peristiwa tromboemboli atau pembekuan darah diketahui sering terjadi.

"Tromboemboli vena merupakan penyakit kardiovaskular ketiga tersering secara global," katanya.

WHO juga mengatakan, setiap kampanye vaksinasi, banyak negara rutin melaporkan berbagai kemungkinan efek samping yang terjadi pascavaksinasi. Meski tidak selalu efek samping yang muncul disebabkan kandungan vaksin.

Untuk memantau keamanan vaksin covid-19, WHO masih melakukan koordinasi dengan badan obat-obatan Eropa, dan regulator di seluruh dunia.

Subkomite Covid-19 WHO dari Komite Penasihat Global untuk Keamanan Vaksin, masih menilai data keamanan terbaru yang tersedia untuk AstraZeneca.

Sementara Indonesia sudah menerima kedatangan sedikitnya 1.113.600  dosis AstraZeneca. Ini merupakan pengiriman pertama melalui mekanisme Fasilitas COVAX yang dinaungi oleh World Health Organization (WHO).

Melalui mekanisme ini, Indonesia akan menerima total 11.704.800 dosis vaksin AstraZeneca secara gratis hingga Mei 2021.

Lalu dari jalur bilateral sendiri, antara pemerintah dengan AstraZeneca, Indonesia telah memperoleh konfirmasi tambahan 50 juta dosis vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinyatakan Aman, Italia Kembali Menjalankan Vaksinasi dengan AstraZeneca

Dinyatakan Aman, Italia Kembali Menjalankan Vaksinasi dengan AstraZeneca

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 13:08 WIB

Jangan Abaikan Sakit Kepala dan Memar 4 Hari usai Vaksin Covid-19

Jangan Abaikan Sakit Kepala dan Memar 4 Hari usai Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:45 WIB

Ada Kasus Penggumpalan Darah, Vaksin AstraZeneca Diklaim Tetap Aman

Ada Kasus Penggumpalan Darah, Vaksin AstraZeneca Diklaim Tetap Aman

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 12:28 WIB

Tekan Prevalensi Perokok, Pengawasan Harga Rokok Jadi Sorotan

Tekan Prevalensi Perokok, Pengawasan Harga Rokok Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 19 Maret 2021 | 09:04 WIB

Penggumpalan Darah, Perempuan di Swedia Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

Penggumpalan Darah, Perempuan di Swedia Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 07:31 WIB

Jangan Abaikan Pembekuan Darah, Ini 4 Cara Mencegahnya!

Jangan Abaikan Pembekuan Darah, Ini 4 Cara Mencegahnya!

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:30 WIB

Negara-negara Afrika Ikut Tangguhkan Vaksin AstraZeneca

Negara-negara Afrika Ikut Tangguhkan Vaksin AstraZeneca

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 15:06 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB