Aturan Terbaru PPKM Mikro, Diperpanjang Hingga 5 April 2021

Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:47 WIB
Aturan Terbaru PPKM Mikro, Diperpanjang Hingga 5 April 2021
Aturan terbaru PPKM mikro - foto wilayah karantina saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro Menteng, Jakarta, Selasa (9/2/2021). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Pemerintah kembali melakukan perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro selama 14 hari mulai dari tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021. Namun, kali ini PPKM akan diterapkan di 15 provinsi yang semula hanya 10 provinsi. Selain itu, ada juga sederet aturan baru yang ditambahkan. Untuk lebih jelasnya, simak aturan terbaru PPKM mikro berikut ini. 

PPKM Mikro Diterapkan di 15 Provinsi

Provinsi yang akan menerapkan PPKM Mikro ini antara lain: DKI Jakarta, Banten Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam menerapkan PPKM Mikro ini, ada parameter yang digunakannya yakni kasus aktif di atas rata – rata nasional, tingakt kematian di atas rata – rata nasional, kesembuhan di bawah rata-rata nasional, serta tingkatan keterisian rumah sakit dan ruang isolasi pasien Covid-19 yang di atas 70 persen saat ini.

Aturan Terbaru PPKM Mikro

1. Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi sekolah dibuka di tengah pandemi. (Pixabay)
Aturan terbaru PPKM Mikro - Ilustrasi sekolah dibuka di tengah pandemi. (Pixabay)

PPKM kali ini, pemerintah telah mengizinkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka khususnya bagi perguruan tinggi atau akademi. Kegiatan tatap muka ini akan diselenggarakan dengan bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu, bagi jenjang SMA/SMK ke bawah masih dilakukan pembelajran secara daring/ online.

2. Kegiatan Seni dan Kebudayaan

Selain kegaitan pembelajaran tatap muka bagi perguruan tinggi dan akademi, pemerintah juga telah mengizinkan kegiatan seni dan kebudayaan dengan kapasitas maksimal 25 persen dan dilakukan dengan protokol kesehatan.

baca juga

Kegiatan pembelajaran tatap muka dan pelaksanaan kegiatan seni dan kebudayaan merupakan dua aturan baru dalam PPKM mikro kali ini dan selebihnya, peraturan PPKM Mikro masih sama dengan sebelumnya yakni:

  • Pembatasan kegiatan perkantoran sebesar 50 persen
  • Dine in di restoran hanya 50 persen pengunjung
  • Pusat perbelanjaan beroperasi hingga pukul 21.00
  • Tempat ibadah maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan
  • Fasilitas umum dibuka 50 persen sesuai Peraturan Daerah yang berlaku

Itulah penjelasan mengenai aturan terbaru PPKM mikro yang akan berlaku hingga 5 April 2021 mendatang. Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, ya!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga: Perguruan Tinggi Bisa Belajar Tatap Muka, Asal Lakukan Ini

Menko Airlangga: Perguruan Tinggi Bisa Belajar Tatap Muka, Asal Lakukan Ini

Banten | Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:25 WIB

15 Provinsi Jalankan PPKM Mikro, Alasannya...

15 Provinsi Jalankan PPKM Mikro, Alasannya...

Banten | Sabtu, 20 Maret 2021 | 08:15 WIB

Pemerintah Perluas PPKM Mikro Jadi 15 Daerah hingga 5 April 2021

Pemerintah Perluas PPKM Mikro Jadi 15 Daerah hingga 5 April 2021

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan

Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 21:25 WIB

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:23 WIB

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:21 WIB

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 08 September 2026 | 21:19 WIB

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 21:14 WIB

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:05 WIB

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:03 WIB

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:02 WIB

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:56 WIB

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 20:55 WIB

×