Gunung Berapi di Islandia Erupsi Setelah Tidur Selama 900 Tahun

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 22 Maret 2021 | 14:55 WIB
Gunung Berapi di Islandia Erupsi Setelah Tidur Selama 900 Tahun
Ilustrasi gunung api. (Pexels/Roberto Nickson)

Suara.com - Gunung Fagradalsfjall di Islandia, erupsi kembali setelah berada dalam tidur panjangnya selama 900 tahun. Menyadur CGTN Minggu (21/03), gunung dekat ibu kota Reykjavik ini meletus pada hari Jumat.

Awan merah menerangi langit malam dan zona larangan terbang diumumkan saat lava dan abu panas meluap dari Gunung Fagradalsfjall, sekitar 20 mil barat daya ibu kota.

Dari rekaman helikopter penjaga pantai, lahar mengalir dari celah di Geldingadalur, dekat Gunung Fagradalsfjall di semenanjung Reykjanes di barat daya Islandia

Bandara Internasional Keflavik Islandia dan pelabuhan nelayan Grindavik hanya berjarak beberapa kilometer dari gunung itu. Daerah itu tidak berpenghuni dan gunung meletus diprediksi tidak menimbulkan bahaya.

"Letusan dimulai di Fagradalsfjall di Geldingadalur sekitar pukul 20:45 WIB malam ini. Letusan itu dianggap kecil dan celah letusannya sekitar 500-700 meter. Lava itu berukuran kurang dari 1 kilometer persegi," kata Meteorologi Islandia.

Ilustrasi gunung meletus. (Shutterstock)

Petugas polisi dan penjaga pantai berjaga-jaga ke tempat kejadian, dan masyarakat disarankan untuk menjauh. Jalan utama dari ibu kota ke bandara Keflavik ditutup sementara pada hari Jumat.

Tidak ada laporan tentang hujan abu, meskipun tephra, fragmen batuan magma yang mengeras dan emisi gas diperkirakan terjadi.

Polisi memerintahkan penduduk yang tinggal di sebelah timur gunung meletus untuk menutup jendela mereka dan tinggal di dalam rumah karena risiko kemungkinan polusi gas yang terbawa angin.

Letusan terjadi di sistem vulkanik Krysuvik, yang tidak memiliki pusat gunung berapi. Letusan ini dikenal sebagai letusan efusif, di mana lava mengalir dari tanah bukan letusan eksplosif yang memuntahkan abu ke langit.

Sistem Krysuvik tidak aktif selama 900 tahun terakhir, menurut Icelandic Meteorological Office, letusan terakhir di semenanjung Reykjanes terjadi hampir 800 tahun hingga 1.240 yang lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Warung Es Degan Muncul di Peta Islandia, Mas Yono Mendadak Viral

Geger Warung Es Degan Muncul di Peta Islandia, Mas Yono Mendadak Viral

Riau | Minggu, 20 Desember 2020 | 18:41 WIB

Diislamkan oleh Gus Miftah, Bule Atheis Asal Islandia: Alhamdulilah!

Diislamkan oleh Gus Miftah, Bule Atheis Asal Islandia: Alhamdulilah!

Kaltim | Selasa, 17 November 2020 | 14:06 WIB

Punya Wajah Ganteng, Eks Timnas Islandia Diminta Sumbang Sperma

Punya Wajah Ganteng, Eks Timnas Islandia Diminta Sumbang Sperma

Bali | Minggu, 15 November 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:46 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB