Tersambar Petir saat Latihan untuk Olimpiade, Peselancar Wanita Ini Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 23 Maret 2021 | 20:16 WIB
Tersambar Petir saat Latihan untuk Olimpiade, Peselancar Wanita Ini Tewas
Katherine Diaz, peselancar El Savador tewas saat berlatih.[Instagram]

Suara.com - Salah satu atlet selancar top El Salvador tewas tersambar petir saat berlatih untuk turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Menyadur CBS News, Selasa (23/3/2021) Asosiasi Selancar Internasional mengeluarkan pernyataan pada Sabtu bahwa Katherine Diaz meninggal saat berlatih.

Asosiasi menyebutkan jika perempuan 22 tahun itu "mewujudkan kegembiraan dan energi yang membuat selancar begitu istimewa dan disayangi bagi kita semua."

"Dia unggul di tingkat kompetisi internasional, mewakili negaranya dengan bangga di ISA World Surfing Games dan ISA World Junior Surfing Championship," kata organisasi itu.

"Kami mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Katherine, para peselancar El Salvador, dan semua orang di komunitas selancar internasional yang hidupnya dia sentuh." sambungnya.

Insiden tersebut terjadi pada hari Jumat di Pantai El Tunico, sekitar 10 mil dari ibukota San Salvador, menurut media lokal.

Pamannya Beto Díaz, yang juga seorang pelatih selancar, mengatakan kepada ElSalvador.com bahwa dia pergi bersamanya dan dia bertemu dengan seorang teman untuk berlatih.

"Katherine mendekat untuk memeluk temannya, dan begitu dia memeluknya, terdengar petir," katanya. "Temannya terbang karena kekuatan petir dan itu merobohkan papan selancar saya. Katherine meninggal seketika."

Katherine sedang mempersiapkan ISA World Surfing Games, yang akan diadakan dari 29 Mei hingga 6 Juni di pantai La Bocana dan El Sunzal di El Salvador.

Tujuh wanita teratas di acara tersebut berkesempatan ikut Olimpiade Tokyo, di mana cabang olahraga tersebut akan melakukan debut resmi di ajak Olimpiade.

Jose Diaz, saudara laki-lakinya, memposting foto bersamanya di Instagram, mengatakan "Kamu akan selamanya ada di hati kami. Tuhan memutuskan untuk mengambilmu sekarang. Kami sudah merindukanmu."

Rosa Amelia Hernández, ibu Diaz, mengatakan kepada ElSalvador.com bahwa meskipun putrinya ingin dikremasi, mereka menguburkannya di seberang lautan tempat dia meninggal.

"Saya tidak bisa mengkremasi jenazahnya, tapi saya memastikan dia akan beristirahat di depan laut, karena laut adalah hidupnya," kata Hernandez.

Yamil Bukele, presiden Institut Olahraga Salvador dan saudara lelaki Presiden Negara itu, berduka atas kehilangannya di Twitter.

"Ini kerugian besar bagi olahraga kami," cuit Bukele. "Semua solidaritas kami untuk keluarga selancar kami. Saya bersamamu dalam kesedihanmu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lupakan All England, Tim Bulutangkis Indonesia Fokus Olimpiade Tokyo

Lupakan All England, Tim Bulutangkis Indonesia Fokus Olimpiade Tokyo

Sport | Selasa, 23 Maret 2021 | 10:41 WIB

Takut COVID-19, Pesepak Bola Jepang Tolak Ikut Estafet Obor Olimpiade

Takut COVID-19, Pesepak Bola Jepang Tolak Ikut Estafet Obor Olimpiade

Sport | Selasa, 16 Maret 2021 | 13:33 WIB

Soal Prokes Covid-19, PON Papua akan Belajar dari Olimpiade Tokyo

Soal Prokes Covid-19, PON Papua akan Belajar dari Olimpiade Tokyo

Sport | Senin, 15 Maret 2021 | 14:59 WIB

Terkini

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB