Setelah Tutup 7 Tahun, Prancis akan Kembali Buka Kedutaan di Libya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 24 Maret 2021 | 18:48 WIB
Setelah Tutup 7 Tahun, Prancis akan Kembali Buka Kedutaan di Libya
Emmanuel Macron. [shutterstock]

Suara.com - Prancis akan membuka kembali kedutaan besarnya di ibu kota Libya, Tripoli, Senin depan untuk menunjukkan dukungannya bagi pemerintah baru negara Afrika Utara tersebut.

Menyadur Al Jazeera, Rabu (24/3/2021) pemerintah persatuan Libya yang dipimpin oleh Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah mulai menjabat pada 16 Maret, menyelesaikan transisi kekuasaan yang mulus setelah 10 tahun kekerasan dan kekacauan.

"Kami akan melakukan segala daya kami untuk mempertahankan agenda kedaulatan dan stabilitas ini," jelas Macron bersama Mohammed al-Menfi, kepala dewan kepresidenan Libya di Paris.

"Senin, kedutaan kami di Tripoli akan dibuka kembali dan duta besar kami akan kembali ke wilayah Anda," katanya pada Mohammed al-Menfi.

Paris menutup kedutaannya di Libya setelah mengevakuasi sekitar 50 warga negara Prancis dan Inggris saat pecahnya konflik di Tripoli pada Juli 2014.

Menfi melakukan kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat, yang dibuat mengikuti proses yang ditengahi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Perdana Menteri Dbeibah dan tiga anggota dewan presidensi sementara dipilih pada pembicaraan yang disponsori PBB pada bulan Februari.

Eksekutif transisi baru muncul dari proses perdamaian PBB yang diluncurkan pada November di Tunis, kemudian memberikan suara di Jenewa. Hasilnya diratifikasi oleh parlemen Libya pada 10 Maret.

Libya, salah satu negara yang kaya akan minyak, diguncang oleh perang sejak pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan pembunuhan penguasa lama Muammar Gaddafi pada tahun 2011.

baca juga

Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy adalah kepala pendukung kampanye militer yang dipimpin NATO tersebut.

"Saya di sini ingin menunjukkan semua dukungan saya dan dukungan Prancis untuk otoritas baru Libya yang bersatu yang muncul dari proses transisi," kata Macron.

"Kami memiliki hutang terhadap Libya selama satu dekade kekacauan," kata Macron, menambahkan bahwa stabilitas regional tidak mungkin terjadi tanpa perdamaian di Libya.Diperkirakan 20.000 tentara bayaran dan pejuang asing masih berada di Libya, yang kehadirannya disebut Dbeibah sebagai "tikaman di punggung kami".

Dewan Keamanan PBB pekan lalu meminta semua pasukan asing untuk pergi "tanpa penundaan lebih lanjut".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Ukraina, Deschamps Kembali Andalkan Trio Mbappe - Griezmann - Giroud

Lawan Ukraina, Deschamps Kembali Andalkan Trio Mbappe - Griezmann - Giroud

Bola | Rabu, 24 Maret 2021 | 13:56 WIB

Jadwal Kualifikasi PD 2022 Zona Eropa: Ada Prancis dan Portugal Nanti Malam

Jadwal Kualifikasi PD 2022 Zona Eropa: Ada Prancis dan Portugal Nanti Malam

Bola | Rabu, 24 Maret 2021 | 11:17 WIB

Hotel Langganan Terpapar Covid-19, Persiapan Timnas Prancis Terganggu

Hotel Langganan Terpapar Covid-19, Persiapan Timnas Prancis Terganggu

Bola | Rabu, 24 Maret 2021 | 05:29 WIB

Terkini

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

×