Pemerintah Diminta Perhatikan Ini Sebelum Buka Sekolah

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 24 Maret 2021 | 20:03 WIB
Pemerintah Diminta Perhatikan Ini Sebelum Buka Sekolah
Siswa menyimak materi pelajaran yang disampaikan guru sambil mengenakan masker saat hari pertama dimulainya kembali pembelajaran tatap muka di SDN 82/I Serasah, Batanghari, Jambi, Senin (22/2/2021). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Suara.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies, Nadia Fairuza, meminta pemerintah untuk memastikan kesiapan sekolah sebelum menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Nadia mengatakan selain memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan guru, pemerintah juga perlu mengimplementasikan penerapan protokol kesehatan di sekolah dengan baik.

“Tidak hanya memprioritaskan vaksinasi, pemerintah perlu memperhatikan bagaimana sekolah dapat mengimplementasikan protokol kesehatan yang baik dan benar,” kata Nadia lewat keterangan tertulisnya.

Merujuk pada data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nadia menyebut baru 52,42 persen sekolah yang sudah mengisi daftar periksa terkait kesiapan fasilitas penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Berarti masih cukup banyak sekolah yang masih belum memenuhi persyaratan dalam penyelenggaraan PTM, “ ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia juga menekankan meski vaksinasi diprioritaskan bagi para guru, sektor pendidikan tidak boleh hanya berpuas diri dengan hal itu.

“Faktanya, apabila pembukaan sekolah akan dilakukan, peluang penularan Covid-19 tetap ada,” jelas Nadia.

Di sisi lain, guru-guru yang tidak memenuhi persyaratan seperti memiliki tekanan darah tinggi maupun penyakit komorbid tidak dapat mengikuti program vaksinasi.

“Peserta didik yang berjumlah lebih kurang 45 juta dan orang tua murid secara umum bukan menjadi prioritas dalam program vaksinasi pada saat ini,” tuturnya.

baca juga

Selain itu, distribusi vaksin juga belum merata karena Indonesia masih akan memprioritaskan daerah-daerah yang memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi.

Hal itu kata Nadia, berpotensi besar memiliki dampak pada proses vaksinasi guru dan peserta didik di berbagai daerah di Indonesia. Dia pun memperkirakan bahwa perkembangan proses vaksinasi akan berbeda-beda di tiap daerah dan akan berpengaruh pada kesiapan tiap daerah untuk melakukan PTM pada tahun ajaran mendatang.

Meski demikian, Nadia tetap mengapresiasi rencana pemerintah yang menyelenggarakan pendidikan secara tatap muka.

“Langkah pemerintah dalam memprioritaskan para guru dalam program vaksinasi yang ditargetkan untuk 5 juta hingga Juni 2021 perlu diapresiasi sebagai salah satu langkah untuk segera membuka sekolah,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ujian SMP Secara Tatap Muka di Kediri

Ujian SMP Secara Tatap Muka di Kediri

Foto | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:09 WIB

Hukum Nikah Virtual di Masa Pandemi Covid-19 Bolehkah?

Hukum Nikah Virtual di Masa Pandemi Covid-19 Bolehkah?

Sumut | Rabu, 24 Maret 2021 | 16:48 WIB

Menkes Budi: Pandemi Covid-19 Memperkuat Modal Atasi TBC

Menkes Budi: Pandemi Covid-19 Memperkuat Modal Atasi TBC

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 15:26 WIB

Menkes Budi Sebut Penanganan TBC Terganggu Akibat Pandemi Covid-19

Menkes Budi Sebut Penanganan TBC Terganggu Akibat Pandemi Covid-19

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 14:40 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Warga Diterkam Buaya di Sungai Sendewo Meranti, Camat: Bukan Pertama Kali

Warga Diterkam Buaya di Sungai Sendewo Meranti, Camat: Bukan Pertama Kali

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Muktamar NU di Tambakberas Ricuh, Massa Caketum Bentrok dengan Tim Keamanan

Muktamar NU di Tambakberas Ricuh, Massa Caketum Bentrok dengan Tim Keamanan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:12 WIB

HS Slim Double jadi Rokok Paling Laris, Muhammad Suryo Minta Maaf Belum Bisa Penuhi Permintaan Pasar

HS Slim Double jadi Rokok Paling Laris, Muhammad Suryo Minta Maaf Belum Bisa Penuhi Permintaan Pasar

Jawa Tengah | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Mau Beli Barang dari China? Pahami Alurnya Sebelum Transfer

Mau Beli Barang dari China? Pahami Alurnya Sebelum Transfer

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Jennie Temukan Kebebasan dan Rumah Tuk Pulang di Lagu Terbaru, Fallen Angel

Jennie Temukan Kebebasan dan Rumah Tuk Pulang di Lagu Terbaru, Fallen Angel

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kamboja Tutup Markas Penipuan Siber, Tahan Puluhan Ribu Pelaku

Kamboja Tutup Markas Penipuan Siber, Tahan Puluhan Ribu Pelaku

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:05 WIB

APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang

APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:01 WIB

BGN Minta Mitra Laporkan Pungli Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis

BGN Minta Mitra Laporkan Pungli Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×