Seludupkan 7 Kain Kiswah Ka'bah ke Luar Negeri, Dua Pria Ditahan Polisi

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 25 Maret 2021 | 17:31 WIB
Seludupkan 7 Kain Kiswah Ka'bah ke Luar Negeri, Dua Pria Ditahan Polisi
Proses penggantian kiswah Ka'bah pada Rabu (29/7). [Foto/AFP]

Suara.com - Dua pria asal Pakistan ditahan otoritas keamanan Arab Saudi setelah tertangkap menyeludupkan 7 kain penutup Ka'bah ke luar negeri.

Menyadur Gulf News, Kamis (25/3/2021) tujuh kain Kiswah tersebut akan dikirim ke luar negeri melalui Saudi Post di distrik Al Shasha, Mekah.

"Dua orang Pakistan ditangkap, saat mereka berusaha mengirimkan tujuh potong kain Ka'bah melalui cabang Saudi Post di distrik Al Shasha," jelas Kepolisian Arab Saudi.

Kedua pria tersebut mengatakan kepada petugas bahwa mereka membeli kain penutup Ka'bah tersebut dari penjual Indain di Jalan ke-60 seharga 300 Riyal Saudi (Rp 1,1 juta).

Kedua pria itu saat ini ditahan sambil menunggu dipindahkan ke Penuntut Umum untuk diinterogasi dan diadili lebih lanjut, kata polisi.

Kain Kiswah diganti setahun sekali pada tanggal 9 bulan Dzulhijjah setelah jemaah haji berangkat ke Gunung Arafah, sebagai persiapan menerima jemaah keesokan harinya, yang bertepatan dengan Idul Adha.

Warna kain penutup Ka'bah juga telah mengalami perubahan dari masa ke masa.

Pada zaman Nabi Muhammad, menutupinya dengan kain Yaman bergaris putih dan merah, dan Abu Bakar Al Siddiq, Umar ibn Al Khattab, dan Utsman ibn Affan menutupinya dengan warna putih. Ibn Al Zubayr menutupinya dengan brokat merah.

Pada zaman Abbasiyah, Ka'bah pernah dibungkus dengan kain warna putih dan sekali dengan warna merah, sedangkan Sultan Seljuk menutupinya dengan brokat kuning.

baca juga

Khalifah Abbasiyah Al Nassir mengubah warna Kiswahh menjadi hijau dan kemudian hitam, yang hingga kini dipakai untuk menutupi kiblat umat Muslim tersebut.

Warna hitam akhirnya dipilih pada akhir era Abbasiyah karena tahan lama dan tahan disentuh oleh pengunjung, peziarah, dan orang-orang dari budaya yang berbeda dari seluruh dunia.

Saat Raja Abdul Aziz menjabat, Kiswah mendapat perhatian besar. Raja memberikan arahan untuk mendirikan rumah khusu untuk membuat Kiswah di lingkungan Ajyad dekat dengan Masjid Agung Mekah.

Rumah tersebut adalah rumah pertama yang didedikasikan untuk menenun Kiswah di Hijaz sejak Ka'bah ditutupi pada era pra-Islam sampai saat ini. Itu adalah pabrik tempat Kiswah pertama di era Saudi diproduksi di Mekah.

Produksi kain Kiswah kemudian dipindahkan ke Umm Al Joud. Lokasi baru ini dilengkapi dengan mesin-mesin canggih terkini dalam industri tenun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Garut Diduga Positif Virus Corona B117 Baru Pulang dari Arab Saudi

Warga Garut Diduga Positif Virus Corona B117 Baru Pulang dari Arab Saudi

Bogor | Kamis, 25 Maret 2021 | 14:50 WIB

RESMI! Arab Saudi Larang Buka Puasa Bersama dan Sahur di Restoran

RESMI! Arab Saudi Larang Buka Puasa Bersama dan Sahur di Restoran

Jakarta | Kamis, 25 Maret 2021 | 12:49 WIB

Satu WNI Berulah di Masjid Arab Saudi, Semua Jemaah Indonesia Kena Getahnya

Satu WNI Berulah di Masjid Arab Saudi, Semua Jemaah Indonesia Kena Getahnya

Hits | Kamis, 25 Maret 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×