Bom Makassar, Jadi Bukti Negara Masih Gagal Lakukan Pencegahan Aksi Teror

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 29 Maret 2021 | 17:42 WIB
Bom Makassar, Jadi Bukti Negara Masih Gagal Lakukan Pencegahan Aksi Teror
Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi. Ledakan terjadi sekitar pukul jam 10.30 WITA. [Suara.com/Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Aksi amaliyah yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulsel menjadi bukti negara masih gagal dalam mengantisipasi serangan teror.

Hal itu juga menunjukan beragam penindakan pelaku teror secara hukum, terbukti tidak mampu meredam aksi-aksi ekstrim lainnya. 

"Kejadian di Makassar kemarin tak mengubah fakta bahwa jaringan kekerasan ekstrim masih terus beraksi, terus menginspirasi dengan propaganda dan hasutannya," kata Khairul Fahmi dari Institute for Security and Strategic Studies (ISeSS) saat dihubungi, Senin (29/3/2021). 

"Terus menunjukkan bahwa walaupun penindakan dan penegakan hukum telah berjalan, kita masih gagal mencegah pelaku teror mengulangi perbuatannya, atau yang belum tertangkap mengendur semangatnya," sambungnya. 

Meski demikian, Fahmi enggan melihat aparat kepolisian telah kebobolan terkait aksi amaliyah yang melibatkan anggota dari kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) tersebut.

Karena menurutnya, pendeteksian aksi teror tersebut bukan hal yang mudah dilakukan meski aparat keamanan sudah memiliki data pelaku.

Dia menilai, pelaku cukup mampu menyembunyikan diri sembari tetap melakukan aktivitasnya dan menyiapkan serangan secara senyap bersama kelompoknya. 

"Kebobolan? Mestinya tidak. Bagian yang tersulit dari deteksi ancaman teror adalah memastikan kapan dan di mana serangan akan dilakukan. Deteksi hanya bisa dilanjutkan dengan penyampaian peringatan dan peningkatan kewaspadaan."

Sebelumnya, BIN mengklaim aksi amaliyah dari pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3/2021) pagi sudah sempat tercium. Bahkan, pelaku pengeboman disebut telah masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk ditangkap.

baca juga

Deputi VII Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto mengatakan, sudah pernah melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang ingin melakukan aksi teror. Namun ia mengakui masih ada beberapa orang lainnya yang dalam pengejaran.

"Pelaku kasus bom bunuh diri di gereja katedral hari ini sebelumnya memang dalam pengejaran aparat keamanan. Masih ada beberapa yang belum tertangkap dan terus dalam pengejaran," ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

Wawan mengemukakan, kegiatan terorisme di Makassar sudah pernah tercium sejak tahun 2015 lalu.

Sejumlah orang telah dilantik atau dibaiat sebagai anggota oleh ISIS di Sudiang, Sulsel. Selanjutnya pada Januari 2021, BIN menangkap 20 orang yang menjadi anggota Jamaah Ansharud Daullah (JAD), jaringan ISIS.

"Mereka terlibat pendanaan pelaku bom bunuh diri di Filipina, fasilitator pelarian Andi Baso terduga pelaku pengeboman gereja Oikomene Samarinda 2017," katanya.

Tak hanya itu, para anggota JAD yang ditangkap disebut sudah melakukan persiapan fisik. Ada target pengejaran yang tewas saat penangkapan.

"Terduga teroris yang tertembak waktu itu diduga akan melakukan aksi bom bunuh diri," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Jakarta Diajak Bantu Cegah Terorisme

Warga Jakarta Diajak Bantu Cegah Terorisme

News | Senin, 29 Maret 2021 | 16:26 WIB

Penjual Tahu Keliling dan Ustaz Diciduk Densus, Diduga Terkait Bom Makassar

Penjual Tahu Keliling dan Ustaz Diciduk Densus, Diduga Terkait Bom Makassar

News | Senin, 29 Maret 2021 | 16:19 WIB

Paus Fransiskus Doakan Korban Bom Gereja Katedral Makassar

Paus Fransiskus Doakan Korban Bom Gereja Katedral Makassar

News | Senin, 29 Maret 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×