Hasil Survei Sebut Prabowo Harus Segera Divaksin, Gerindra Bilang Begini

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 30 Maret 2021 | 10:33 WIB
Hasil Survei Sebut Prabowo Harus Segera Divaksin, Gerindra Bilang Begini
Seluruh pengurus daerah Partai Gerindra bersepakat mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden pada Pilpres 2024, setelah yang bersangkutan kembali dipilih sebagai ketua umum, Sabtu (8/8/2020). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto seharusnya segera divaksin Covid-19 demi menarik minat masyarakat.

Menanggapi itu, Ketua Harian Partai Gerindra Sumi Dasco Ahmad memberi jawaban. Dasco berujar sepengetahuan dirinya bahwa seluruh pejabat tentu sudah mendapat vaksin.

"Setahu saya semua pejabat sudah," kata Dasco dikonfirmasi Suara.com, Selasa (30/3/2021).

Namun tanggapan itu tidak dijawab gamblang oleh Dasco. Ia tidak menjawab apakah pejabat yang dimaksud sudah divaksin termasuk dengan Menhan Prabowo atau tidak.

Sebelumnya Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto seharusnya segera divaksin untuk meningkatkan minat masyarakat untuk vaksinasi Covid-19.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani menyebut dalam survei ditemukan kesediaan warga untuk melakukan vaksinasi jika tahu bahwa Prabowo sudah divaksin masing-masing mencapai 73 persen.

Prabowo berada di urutan kedua setelah dokter yang dipilih 74 persen responden.

Menurut Deni, survei menunjukkan bahwa kesediaan melakukan vaksinasi di kalangan pemilih Prabowo hanya 46 persen, jauh di bawah pemilih Jokowi 71 persen.

Namun begitu dikatakan bahwa Prabowo sudah divaksin, persentase pemilih Prabowo yang mau divaksin ternyata meningkat dari 46 persen menjadi 67 persen.

baca juga

“Ini menunjukkan Prabowo menjadi teladan bagi pendukungnya bukan hanya dalam politik, tapi juga dalam hal perilaku terkait kesehatan seperti kesediaan untuk divaksin ini,” kata Deni dalam keterangannya, Senin (29/3/2021).

Temuan ini bisa dimanfaatkan pemerintah dalam rangka menaikkan kesediaan masyarakat untuk divaksinasi.

“Data ini menunjukkan pemerintah perlu menampilkan dokter dan Prabowo sebagai tokoh yang sudah divaksin agar tingkat kesediaan masyarakat bisa meningkat,” ujar Deni.

Kemudian 60 persen warga bersedia jika tahu tokoh agama sudah divaksin, dan 65 persen warga bersedia jika tahun tokoh adat sudah divaksin.

Hanya sekitar 66 persen warga yang bersedia divaksin jika tahu Jokowi sudah divaksin, 53 persen warga bersedia jika tahua ketua partai politik sudah divaksin.

Survei eksperimen berskala nasional itu dilakukan pada 23-26 Maret 2021 dengan melibatkan 1401 responden yang dipilih secara acak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Minat Vaksinasi Warga, Prabowo Subianto Harus Divaksin Covid-19

Tingkatkan Minat Vaksinasi Warga, Prabowo Subianto Harus Divaksin Covid-19

Sumbar | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:15 WIB

Prabowo Harus Segera Divaksin Covid-19 Untuk Tingkatkan Minat Warga

Prabowo Harus Segera Divaksin Covid-19 Untuk Tingkatkan Minat Warga

News | Senin, 29 Maret 2021 | 20:30 WIB

13 Orang Ditangkap Usai Serangan di Gereja Makassar, Polisi Sita Bom Sumbu

13 Orang Ditangkap Usai Serangan di Gereja Makassar, Polisi Sita Bom Sumbu

News | Senin, 29 Maret 2021 | 18:07 WIB

Hasil Survei Capres, Ganjar Unggul Telak di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Hasil Survei Capres, Ganjar Unggul Telak di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Kaltim | Senin, 29 Maret 2021 | 05:30 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×