6 Fakta Pelaku Bom Makassar, Rakit Peledak dari Tutorial Online

Farah Nabilla

Selasa, 30 Maret 2021 | 15:55 WIB
6 Fakta Pelaku Bom Makassar, Rakit Peledak dari Tutorial Online
Fakta pelaku bom Makassar. Polisi bersenjata lengkap mengamankan lokasi setelah ledakan bom bunuh diri di gerbang Gereja Katedral, di Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). (ANTARA)

Suara.com - Fakta pelaku bom Makassar pada Minggu (28/3/2021) diungkap oleh pihak kepolisian. Polisi telah merilis pelaku aksi bom bom bunuh diri di area gerbang masuk Gereja Katedral tersebut.

Pelaku sejumlah 2 orang yang merupakan pasangan suami istri melakukan penyerangan bom bunuh diri setelah misa di gereja selesai. Setidaknya 20 orang warga terluka dan dirawat akibat peristiwa ini.

Berikut ini adalah fakta pelaku bom Makassar, pasangan suami istri berinisial L dan YSF.

1. Kelahiran Tahun 1995

Kedua pelaku berdasarkan identitas kependudukan, kelahiran tahun 90-an dan termasuk generasi milienial. Sepasang generasi muda milienial ini disebut telah terpapar paham radikalisme.

Menurut pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, keduanya termasuk generasi milenial yang telah menjadi ciri khas korban dari propaganda jaringan teroris.

2. Baru Menikah 6 Bulan

Kedua bomber tersebut tergolong pengantin baru dengan usia pernikahan baru menginjak 6 bulan. Diketahui keduanya dinikahkan oleh Risaldi, tersangka teroris lain yang ditangkap polisi pada Januari 2021 terkait teror bom di Katredal Our Lady of Mount Carmel di Jolo, Filipina Selatan, 2018 silam. Belum ada informasi pasti apakah YSF, sang istri sedang mengandung atau tidak.

3. Penjual Makanan

baca juga

Kedua bomber Makassar ini sebelumnya dalam kesehariannya memiliki usaha berjualan makanan secara online. Sang suami, L, berperan sebagai pengantar makanan. Menurut keterangan polisi, YSF (istri) juga merupakan pegawai swasta. 

Diketahui keduanya berdomisili di sebuah kontrakan di Jl. Tinumbu, Lorong 132, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar.

4. Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Pernyataan resmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pasangan suami istri termasuk dalam kelompok terorisme, jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), tepatnya kajian yang berisi doktrin jihad di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

5. Merakit Bom dari Tutorial Online

Fakta berikutnya, menurut pernyataan Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar, kedua pelaku bom Makassar merakit bom melalui pelatihan yang ada di media sosial. Bahkan sebelum melancarkan aksinya, L meninggalkan surat wasiat kepada orang tuanya untuk berpamitan dan menyatakan siap mati syahid.

Sebelumnya, saat berada di kajian Villa Mutiara, pasutri ini masing-masing berperan untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad. Keduanya juga berperan membeli bahan peledak untuk merakit bom bunuh diri. 

Bahkan rencana persiapan jihad tersebut juga melibatkan 4 warga Bima, NTB, berinisial AS, SAS, MR, dan AA yang telah diamankan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri pasca bom bunuh diri Makassar.

6. Pelaku Pasutri Dimakamkan di Maros

Pasutri terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar ini rencananya akan dikebumikan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tepatnya asal kampung halaman ayah L.

Sementara itu, kini tengah ramai beredar sebuah foto yang diduga pasutri pelaku bom bunuh diri. Dalam foto tersebut, terlihat seorang pria berjaket cokelat fan sorban mengemudikan motor dengan memboncengkan seorang perempuan bercadar.

Diakui Kepala Bidang Humas Kapolda Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan, foto yang beredar benar adanya. Namun pihaknya sedang melakukan pendalaman untuk mengusut tuntas kasus ini.

Itulah 6 fakta pelaku bom Makassar yang telah diungkap kepolisian. Hingga saat ini penuntasan kasus bom bunuh diri itu masih berlanjut.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri HH yang Diamankan Densus 88 dari Condet Sudah Dipulangkan

Istri HH yang Diamankan Densus 88 dari Condet Sudah Dipulangkan

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:51 WIB

Maruf Amin: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Agama

Maruf Amin: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Agama

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:30 WIB

Polri: Belum Ada Kaitan Terduga Teroris Bekasi-Condet dengan Bom Makassar

Polri: Belum Ada Kaitan Terduga Teroris Bekasi-Condet dengan Bom Makassar

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:59 WIB

Kesaksian Tante, Wanita Bercadar Bomber Gereja Makassar Lagi Hamil 4 Bulan

Kesaksian Tante, Wanita Bercadar Bomber Gereja Makassar Lagi Hamil 4 Bulan

Bali | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:44 WIB

Atribut FPI Terduga Teroris, TP3: Operasi Intelijen Alihkan Isu 6 Laskar

Atribut FPI Terduga Teroris, TP3: Operasi Intelijen Alihkan Isu 6 Laskar

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:37 WIB

Terkini

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:45 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29 WIB

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:22 WIB

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:18 WIB

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB