alexametrics

Maruf Amin: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Agama

Siswanto
Maruf Amin: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Agama
Wakil Presiden Maruf Amin (Dok. KIP-Setwapres)

Upaya deradikalisasi terus diperkuat untuk diberikan kepada orang-orang yang pernah terpapar paham radikalisme.

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menegaskan tindak kejahatan terorisme dan penyebaran paham radikalisme tidak berkaitan dengan agama karena tidak ada satu agama pun yang mengajarkan tentang kekerasan.

"Terorisme itu tidak ada kaitannya dengan agama. Tidak ada agama yang memberikan toleransi untuk terjadinya aksi terorisme, kekerasan; apalagi sampai membunuh orang lain, bahkan membunuh dirinya sendiri," kata Maruf Amin usai meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa (30/3/2021).

Maruf mengatakan pemerintah terus berupaya mengatasi radikalisme dan terorisme di Indonesia, yang salah satunya dilakukan melalui pemahaman, pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat.

Selain itu, upaya deradikalisasi terus diperkuat untuk diberikan kepada orang-orang yang pernah terpapar paham radikalisme.

Baca Juga: Paska Bom Makassar, Polisi Sidoarjo Perketat Keamanan Gereja Jelang Paskah

"Karena ternyata sel-sel (radikal) itu masih ada; kadang-kadang dia tidak muncul, tetapi suatu ketika dia tiba-tiba muncul. Maka pemerintah akan terus melakukan upaya-upaya untuk kontraradikal-terorisme ini," tuturnya.

Sebelumnya, serangan bom bunuh terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi pukul 10:30 WITA. Bom tersebut menewaskan dua orang yang diduga pelaku.

Tim Detasemen Khusus  88 Antiteror kemudian menangkap 13 orang terduga teroris di empat provinsi, yakni Makassar, Nusa Tenggara Barat, Jakarta, dan Jawa Barat.

Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan empat orang terduga teroris yang ditangkap di Makassar berkaitan dengan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Sementara dalam operasi penangkapan di Condet (Jakarta Timur) dan Bekasi (Jawa Barat), polisi menangkap empat terduga teroris serta mengamankan barang bukti berupa lima bom aktif dan bahan-bahan peledak. [Antara]

Baca Juga: Atribut FPI Terduga Teroris, TP3: Operasi Intelijen Alihkan Isu 6 Laskar

Komentar