Fakta-fakta Bom di Gereja Makassar

Rifan Aditya

Rabu, 31 Maret 2021 | 10:57 WIB
Fakta-fakta Bom di Gereja Makassar
Fakta-fakta bom di gereja Makassar - Detik-detik ledakan diduga bom di Gereja Katedral Makassar dari CCTV. [tangkapan layar]

Suara.com - Pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.30 WITA, terjadi ledakan di gereja kawasan jl. Kajaolalido, Makassar. Ledakan tersebut sontak membuat warga kaget. Berikut ini fakta-fakta bom di gereja Makassar.

Awalnya warga mengira ledakan tersebut berasal dari trafo. Namun, kemudian warga sadar kalau itu ledakan bom. Pasca ledakan, pecahan plat kendaraan serta bagian tubuh berserakan dimana-mana.

Belakangan diketahui bahwa ledakan tersebut adalah aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan gerbang depan halaman Gereja Katedral, Makassar.

Berikut ini fakta-fakta bom di gereja Makassar

Dalam aksi bom bunuh diri pada Minggu dalam ibadat misa tersebut, berikut ini fakta-fakta bom di gereja Makasar yang perlu kamu tahu. 

1.       Pelaku diduga 2 orang

Irjen Pol Argo Yuwono selaku Kepala Divisi Humas Polri menyampaikan bahwa aksi bom bunuh diri tersebut diduga dilakukan oleh dua orang. Pelaku berboncengan menggunakan motor matic berplat DT 5984 MD.

Pelaku sempat  berusaha memasuki area halaman gereja. Namun, usaha mereka berhasil dihalau oleh security Gereja Katedral Makassar. 

Tindakan tersebut dilakukan karena security melihat adanya gerak-gerik yang mencurigakan dari pelaku. Setelah itu, terjadilah ledakan.

baca juga

2.       Ledakan terjadi setelah ibadah

 Diketahui, aksi bom bunuh diri tersebut terjadi setelah para jemaat selesai menjalankan ibadah misa di gereja Katedral tersebut. Setelah melihat sebagian jemaat ada yang keluar gereja, para pelaku langsung melancarkan aksinya.

3.       Banyak korban terluka karena insiden tersebut

Aksi bom bunuh diri tersebut tidak memakan korban jiwa, baik dari pihak gereja maupun para jemaat. Namun, 14 orang luka-luka atas peristiwa tersebut. Dua terduga pelaku juga dikabarkan meninggal di tempat.

4.       Jaringan JAD

 Setelah pelaku bom bunuh diri teridentifikasi, rupa mereka merupakan anggota jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah). Bahkan, diketahui pelaku pernah melakukan kegiatan terorisme di Jolo, Philipina tahun 2018 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Resahkan Warga, Kardus Misterius Bertulis "Islam X" Diamankan

Sempat Resahkan Warga, Kardus Misterius Bertulis "Islam X" Diamankan

Riau | Rabu, 31 Maret 2021 | 10:47 WIB

Isi Kardus Islam X yang Hebohkan Makassar usai Gereja Dibom Pasutri Teroris

Isi Kardus Islam X yang Hebohkan Makassar usai Gereja Dibom Pasutri Teroris

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 10:41 WIB

Rekaman CCTV Katedral Makassar : Bomber Ledakan Diri Saat Gerbang Terbuka

Rekaman CCTV Katedral Makassar : Bomber Ledakan Diri Saat Gerbang Terbuka

Sulsel | Rabu, 31 Maret 2021 | 08:21 WIB

Gereja Dibom, Habib Husein: Kami Buka Masjid, Melindungi Umat Agama Lain

Gereja Dibom, Habib Husein: Kami Buka Masjid, Melindungi Umat Agama Lain

Hits | Rabu, 31 Maret 2021 | 07:52 WIB

Terkini

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

×