Kecelakaan Kereta Api Tewaskan 50 Orang, Menteri Transportasi Taiwan Mundur

Dythia Novianty

Senin, 05 April 2021 | 05:20 WIB
Kecelakaan Kereta Api Tewaskan 50 Orang, Menteri Transportasi Taiwan Mundur
Kecelakaan kereta di Taiwan akibat sebuah truk yang tergelincir.[Facebook/林銘鋒]

Suara.com - Menteri transportasi Taiwan mengatakan dirinya akan mundur setelah dia dan manajer konstruksi yang truknya tergelincir ke rel kereta api, yang menyebabkan kecelakaan kereta api menerima tanggung jawab atas bencana tersebut.

Lin Chia-lung, dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya, mengatakan dia akan mundur begitu pekerjaan penyelamatan awal telah berakhir, dia mengambil tanggung jawab penuh.

"Saya seharusnya menerima semua kritik selama beberapa hari terakhir, tetapi kami belum melakukannya dengan cukup baik," katanya dilansir laman Aljazeera, Senin (5/4/2021).

Kantor Perdana Menteri Su Tseng-chang mengatakan, sebelum pengumuman bahwa Lin telah membuat tawaran lisan mengundurkan diri, tetapi Su telah menolaknya.

Pasalnya, untuk saat ini harus fokus pada penyelamatan dan pemulihan.

Peristiwa kecelakaan kereta api ini merupakan yang terburuk dalam tujuh dekade, 50 orang telah dipastikan tewas.

Setelah kereta ekspres yang penuh sesak yang membawa hampir 500 penumpang dan awak menabrak truk di dekat kota timur Hualien pada Jumat lalu, menyebabkannya tergelincir dan bagian depannya runtuh. .

Truk yang ditabrak kereta telah meluncur di jalan yang landai menuju rel tepat di luar terowongan.

Pejabat sedang menyelidiki manajer lokasi konstruksi, Lee Yi-hsiang, yang truknya diduga tidak mengerem dengan benar.

baca juga

Pada Minggu (4/4/2021), Lee membacakan pernyataan meminta maaf atas apa yang terjadi saat polisi membawanya pergi dari kediamannya.

“Saya sangat menyesali ini dan menyampaikan permintaan maaf saya yang terdalam,” katanya.

“Saya pasti akan bekerja sama dengan kejaksaan dan polisi dalam penyidikan, menerima tanggung jawab yang harus dipikul, dan tidak pernah melalaikan. Akhirnya, saya sekali lagi mengungkapkan permintaan maaf saya yang tulus," tuturnya.

Lee (49) adalah bagian dari tim yang secara teratur memeriksa jalur kereta timur pegunungan Taiwan untuk mencari tanah longsor dan risiko lainnya.

Pengadilan Hualien mengatakan pada Minggu malam telah memerintahkan agar Lee ditahan selama dua bulan. Hal ini sebagai risiko dia dapat menghancurkan bukti.

Setelah diperiksa oleh hakim dan bukti dari jaksa, dia diduga menyebabkan kematian karena kelalaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi, Wanita Asal Makamhaji Tewas Dihantam KA Argo Wilis

Innalillahi, Wanita Asal Makamhaji Tewas Dihantam KA Argo Wilis

Jawa Tengah | Sabtu, 20 Februari 2021 | 23:35 WIB

Mukjizat! 3 Orang Selamat Dari Insiden Tabrakan Kereta vs Mobil di Sidoarjo

Mukjizat! 3 Orang Selamat Dari Insiden Tabrakan Kereta vs Mobil di Sidoarjo

Jatim | Rabu, 17 Februari 2021 | 10:14 WIB

Mobil Berisi Rombongan Keluarga Diseruduk Kereta Api di Blitar

Mobil Berisi Rombongan Keluarga Diseruduk Kereta Api di Blitar

Jatim | Jum'at, 12 Februari 2021 | 14:42 WIB

Brak! Video Detik-detik Pemulung Tersangkut Rel dan Tertabrak Kereta Api

Brak! Video Detik-detik Pemulung Tersangkut Rel dan Tertabrak Kereta Api

Surakarta | Sabtu, 06 Februari 2021 | 08:11 WIB

Ditabrak Kereta Api, Pemotor di Padang Tewas hingga Terseret Puluhan Meter

Ditabrak Kereta Api, Pemotor di Padang Tewas hingga Terseret Puluhan Meter

Sumbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 14:21 WIB

Wanita Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Prameks di Solo

Wanita Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Prameks di Solo

Surakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 22:03 WIB

Terkini

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:08 WIB

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Daftar Motor Listrik Murah di Indonesia Budget di Bawah Rp 20 Juta

Daftar Motor Listrik Murah di Indonesia Budget di Bawah Rp 20 Juta

Otomotif | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang

Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur

Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×