Pelaut Wanita Pertama Mesir Ini Dituduh Jadi Dalang Atas Insiden Suez

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 05 April 2021 | 13:03 WIB
Pelaut Wanita Pertama Mesir Ini Dituduh Jadi Dalang Atas Insiden Suez
Marwa Elselehdar (kanan) pelaut wanita pertama Mesir.[Twitter]

Suara.com - Seorang kaptain wanita pertama Mesir dituduh sebagai orang yang membuat sebuah kapal kargo raksasa "menyumbat" Terusan Suez pada awal April.

Menyadur BBC News, Senin (5/4/2021) Marwa Elselehdar melihat ada yang aneh pada bulan lalu ketika kapal Ever Given yang menyumbat Terusan Suez, membuat salah satu rute pengiriman utama dunia terhenti.

Ketika Kaptai Marwa memeriksa telepon pintarnya, rumor yang beredar secara online mengatakan dia yang harus disalahkan.

"Saya terkejut," kata Marwa, kapten kapal wanita pertama Mesir.

Pada saat penyumbatan Kapal MV Evergreen kandas, Elselehdar bekerja sebagai rekan pertama, dalam komando Aida IV, ratusan mil jauhnya di Alexandria.

Kapal milik otoritas keamanan maritim Mesir itu menjalankan misi pasokan ke mercusuar di Laut Merah. Ini juga digunakan untuk melatih taruna dari Akademi Arab untuk Sains, Teknologi, dan Transportasi Maritim (AASTMT), universitas regional yang dikelola oleh Liga Arab.

Desas-desus tentang peran Marwa Elselehdar di kapal Ever Given sebagian besar didorong oleh tangkapan layar dari sebuah tajuk berita palsu. Berita palsu itu mengatakan bahwa Marwa Elselehdar terlibat dalam insiden Suez.

Gambar tersebut diduga berasal dari sebuah berita asli yang dipublikasikan oleh Arab News, yang dirilis pada 22 Maret. Berita tersebut berisi tentang kesuksesan Marwa sebagai kapten kapal wanita pertama Mesir.

Foto tersebut telah dibagikan puluhan kali di Twitter dan Facebook. Beberapa akun Twitter atas namanya juga telah menyebarkan berita palsu tersebut yang menyebutkan jika dia terlibat dengan Ever Given.

baca juga

Wanita 29 tahun tersebut mengatakan kepada BBC bahwa dia tidak tahu siapa yang pertama kali menyebarkan berita palsu itu atau mengapa mereka melakukannya.

"Saya merasa bahwa saya mungkin menjadi sasaran mungkin karena saya wanita yang sukses di bidang ini atau karena saya orang Mesir, tetapi saya tidak yakin," katanya dikutip dari BBC News.

Ini bukan pertama kalinya Elselehdar menghadapi kasus serupa dalam industri yang secara historis didominasi oleh pria.

Saat ini, jumlah perempuan yang menjadi pelaut di dunia hanya sekitar 2%, menurut Organisasi Maritim Internasional.

Marwa mengatakan dia selalu menyukai laut, dan terinspirasi untuk bergabung dengan angkatan laut pedagang setelah kakaknya mendaftar di AASTMT.

Meskipun akademi hanya menerima laki-laki pada saat itu, dia tetap melamar dan diberi izin untuk bergabung setelah peninjauan hukum oleh Presiden Mesir saat itu Hosni Mubarak.

Selama studinya, Elselehdar mengatakan dia menghadapi seksisme di setiap kesempatan.

"Di atas kapal, mereka semua adalah pria yang lebih tua dengan mentalitas yang berbeda, jadi sulit untuk tidak dapat menemukan orang yang berpikiran sama untuk diajak berkomunikasi," katanya.

"Sangat menantang untuk melalui ini sendirian dan dapat mengatasinya tanpa memengaruhi kesehatan mental saya." sambungnya.

"Orang-orang di masyarakat kami masih tidak menerima gagasan tentang gadis-gadis yang bekerja di laut jauh dari keluarga mereka untuk waktu yang lama," tambahnya. "Tetapi ketika Anda melakukan apa yang Anda sukai, Anda tidak perlu meminta persetujuan semua orang."

Setelah lulus, Marwa naik ke pangkat first mate, dan menjadi kapten Aida IV ketika menjadi kapal pertama yang menavigasi Terusan Suez yang baru diperluas pada tahun 2015. Saat itu, dia adalah kapten perempuan Mesir termuda dan pertama yang melintasi kanal tersebut.

Pada 2017 dia juga dihormati oleh Presiden Abdel Fattah El-Sisi selama perayaan Hari Perempuan Mesir.

Ketika rumor muncul tentang perannya dalam insiden kapal kandas di Terusan Suez, dia khawatir akan dampaknya pada pekerjaannya.

"Artikel palsu ini berbahasa Inggris sehingga tersebar di negara lain," kata Elselehdar. "Saya berusaha keras untuk menyangkal apa yang ada di artikel itu karena itu memengaruhi reputasi saya dan semua upaya yang saya lakukan untuk menjadi saya sekarang."

Tetapi dia mengatakan ada sejumlah warganet yang tetap memberikannya dukungan. "Komentar di artikel itu sangat negatif dan kasar tetapi ada begitu banyak komentar suportif lainnya dari orang-orang biasa dan orang-orang yang bekerja dengan saya," katanya.

"Saya memutuskan untuk fokus pada semua dukungan dan cinta yang saya dapatkan, dan kemarahan saya berubah menjadi rasa terima kasih." ungkapnya.

Kaptai Marwa juga mengatakan dengan rumor tersebut membuatnya namanya lebih dikenal. "Juga, perlu disebutkan bahwa saya menjadi lebih terkenal dari sebelumnya," tambahnya.

Bulan depan Marwa Elselehdar akan mengikuti ujian akhir untuk mendapatkan pangkat kapten penuh, dan berharap dia dapat terus menjadi panutan bagi wanita di industri ini.

"Pesan saya untuk para wanita yang ingin berkecimpung di bidang maritim adalah memperjuangkan apa yang Anda sukai dan tidak membiarkan hal negatif memengaruhi Anda," kata Elselehdar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

22 Mumi Raja dan Ratu Mesir, Termasuk Firaun Diarak di Ibu Kota Kairo

22 Mumi Raja dan Ratu Mesir, Termasuk Firaun Diarak di Ibu Kota Kairo

Malang | Minggu, 04 April 2021 | 14:11 WIB

Pindahkan Mumi Para Raja dan Ratu ke Museum Baru, Mesir Gelar Parade Akbar

Pindahkan Mumi Para Raja dan Ratu ke Museum Baru, Mesir Gelar Parade Akbar

News | Minggu, 04 April 2021 | 17:20 WIB

Penampakan Puluhan Mumi Mesir Diarak di Kairo, Angkut 18 Raja dan 4 Ratu

Penampakan Puluhan Mumi Mesir Diarak di Kairo, Angkut 18 Raja dan 4 Ratu

News | Minggu, 04 April 2021 | 12:41 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×