Terduga Teroris Husein Hasny Dipecat dari FPI Sejak 2017, Ini Buktinya

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 April 2021 | 16:22 WIB
Terduga Teroris Husein Hasny Dipecat dari FPI Sejak 2017, Ini Buktinya
Petugas Brimob melakukan pengamanan saat melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Husein Hasny, terduga teroris yang dibekuk Densus 88 Antiteror di Condet, Jakarta Timur, disebut sudah dipecat dari FPI. Hal ini menyusul ditemukannya kartu tanda anggota (KTA) FPI saat penggerebekan.

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan Husein sudah dipecat sejak 2017. Ia kemudian memperlihatkan surat keputusan pemecatan Husein yang menjabat sebagai Sekretaris Bidang Jihad DPW FPI Jakarta Timur periode 2015-2020 per tanggal 11 Desember 2017.
Surat itu diteken oleh Ketua Tanfidzi DPW FPI Jakarta Timur, Syafei Thaher dan Plt Sekretaris Indra Lesmana.

"Ini bukti HH (Husein Hasny) sudah dipecat FPI 2017," kata Aziz kepada Suara.com, Senin (5/4/2021).

Aziz mengungkap alasan pemecatan tersebut karena HH dicurigai menjadi bagian dari operasi intelijen untuk melumpuhkan FPI. Kata ia, kecurigaan itu terbukti dengan tertangkapnya HH sebagai terduga teroris sembari menyeret nama FPI.

Husein Hasny, terduga teroris yang dibekuk Densus 88 Antiteror di Condet, Jakarta Timur, disebut sudah dipecat dari FPI. (Ist)
Husein Hasny, terduga teroris yang dibekuk Densus 88 Antiteror di Condet, Jakarta Timur, disebut sudah dipecat dari FPI. (Ist)

"Terbukti saat ini, beberapa jadi corong dan agen pembusukan itu dengan bawa-bawa nama FPI," ujarnya.

Lebih lanjut, Aziz juga mengungkap kalau orang-orang buangan FPI malah membantu intelijen dan sudah tidak menjadi tanggung jawab pihaknya. Terlebih saat ini FPI sudah menjadi organisasi yang dibubarkan pemerintah.

Sebelumnya, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Condet, Jakarta Timur, diketahui bernama Husein Hasny (HH) bersama tiga teroris lainnya di Bekasi.

Berkaitan dengan ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Yusri Yunus, mengatakan hal ini diketahui polisi usai diadakan penggeledahan.

Di rumah Husein sendiri, mereka menemukan bahan baku bom yang berasal dari Triacetone triperoxide TATP.

baca juga

"TATP itu campuran dari cairan-cairan bahan kimia. Jadi, itu dicampur-campur jadilah TATP," jelas Yusri di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa (30/3/2021).

"Bentuknya adalah serbuk putih. Itulah yang jadi bahan utama untuk meledak. Nanti tinggal dimasukkan ke dalam pipa," sambungnya.

Tidak hanya murni bom, guna menambah daya rusak dari bom tersebut, perakit memasukkan paku dan gotri dalam jumlah banyak.

"Kalau di saudara HH itu pipa, yang dia campur masuk ke gotri. Tau gotri? Paku-paku. Jadi, kalau meledak, nancep. Meledak. Paku-paku itu akan terbang ke orang-orang yang ada di situ. Nah, TATP itu ada seberat 2 kilogram," ungkap Yusri.

Bahkan, tidak hanya bom pipa saja, pihaknya juga menemukan bom panci berdaya ledak rendah di rumah Husein Hasny. Total bom rakitan yang diamankan mencapai ratusan.

"Itu sekitar ditotalkan dengan yang ada di saudara ZA, itu sudah 12 yang siap diledakan. Jadi, 5 di tempat saudara ZA. Ada 7 yang di tempat si saudara HH. Ada 2 Kg lebih. Ada lagi yang memang akan dicampurkan. Kalau mau ditotalkan, semua itu hampir 100 lebih bom yang akan disiapkan." ujarnya melansir Makassar.terkini.id (jaringan Suara.com).

Tidak hanya diketahui sebagai penyimpan sekaligus pembuat bom, Husein ternyata juga dikenal sebagai sosok donatur dalam kegiatan teroris tersebut.

"HH ini adalah motivator, fasilitator, dan pendana. Dia yang mengatur semuanya, yang merencanakan, baik itu berapa kali pertemuan di rumahnya, baik membuat cara membuat bom, dan membiayai pembelian bahan-bahan untuk pembuatan bom," pungkas Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terduga Teroris Bantul Kerja di LSM, Halim: Infak Terorisme Tak Berpahala

Terduga Teroris Bantul Kerja di LSM, Halim: Infak Terorisme Tak Berpahala

Jogja | Senin, 05 April 2021 | 15:35 WIB

Klaim Simpatisan FPI, Teroris Ini Ungkap Tim Senyap Teror Bom Pertamina

Klaim Simpatisan FPI, Teroris Ini Ungkap Tim Senyap Teror Bom Pertamina

Video | Senin, 05 April 2021 | 15:45 WIB

Teroris Klaim Pendukung HRS, Ngaku Diajari Bikin Bom hingga Ilmu Kebal

Teroris Klaim Pendukung HRS, Ngaku Diajari Bikin Bom hingga Ilmu Kebal

News | Senin, 05 April 2021 | 14:46 WIB

Empat Terduga Teroris Ditangkap di Bantul, Bupati Halim Respons Begini

Empat Terduga Teroris Ditangkap di Bantul, Bupati Halim Respons Begini

Jogja | Senin, 05 April 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Ulasan Film Suspect X: Ketika Cinta dan Logika Berakhir dalam Tragedi

Ulasan Film Suspect X: Ketika Cinta dan Logika Berakhir dalam Tragedi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cek Penawaran BRI KPR dan Diskon Properti di Summarecon Expo 2026 dan Wujudkan Rumah Impian

Cek Penawaran BRI KPR dan Diskon Properti di Summarecon Expo 2026 dan Wujudkan Rumah Impian

Bekaci | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Aksi Jual Masih Marak, IHSG Bertahan di Level 4.900 pada Sesi I

Aksi Jual Masih Marak, IHSG Bertahan di Level 4.900 pada Sesi I

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Jadi Wamentan, Alim Setiawan Bakal Mundur dari Rektor IPB University

Jadi Wamentan, Alim Setiawan Bakal Mundur dari Rektor IPB University

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:56 WIB

3 Cara Mencegah Talang Air Tersumbat Daun, Jangan Tunggu Atap Bocor!

3 Cara Mencegah Talang Air Tersumbat Daun, Jangan Tunggu Atap Bocor!

Sumut | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Industri Sulih Suara Makin Dilirik, Talenta Muda Kini Punya Ruang untuk Berkembang

Industri Sulih Suara Makin Dilirik, Talenta Muda Kini Punya Ruang untuk Berkembang

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Persija Tersandung di Markas Persita, Shin Tae-yong Langsung Pasang Alarm

Persija Tersandung di Markas Persita, Shin Tae-yong Langsung Pasang Alarm

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Jeritan dari Balik Kabut: Menagih Kehadiran Nurani saat Tanah Air Terbakar

Jeritan dari Balik Kabut: Menagih Kehadiran Nurani saat Tanah Air Terbakar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Sembunyikan Narkoba di Dompet, Wanita Diamankan Saat Jenguk Suami di Rutan Medan

Sembunyikan Narkoba di Dompet, Wanita Diamankan Saat Jenguk Suami di Rutan Medan

Sumut | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Apa Itu Skincare Vegan? Kenali Bedanya dengan Cruelty-Free

Apa Itu Skincare Vegan? Kenali Bedanya dengan Cruelty-Free

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:48 WIB

×