Kepolisian Malaysia Ungkap Warga Nge-Fly Pakai Jamur dari Kotoran Sapi

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 07 April 2021 | 11:33 WIB
Kepolisian Malaysia Ungkap Warga Nge-Fly Pakai Jamur dari Kotoran Sapi
Ilustrasi sapi Belgian Blue. (Dok: Shutterstock)

Suara.com - Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) membuat temuan jika beberapa orang menggunakan obat-obatan yang terbuat dari sejenis jamur yang berasal dari kotoran sapi.

Menyadur World Of Buzz, Selasa (6/4/2021) menurut Wakil Direktur Badan Reserse Kriminal (Intelijen / Operasi) DCP Zainudin Ahmad Bukit Aman, obat-obatan tersebut biasanya berbentuk cairan yang dicampur ke dalam minuman saat pesta narkoba di pusat hiburan.

"Kotoran sapi itu menghasilkan jamur dan akan diolah ... obat jenis ini akan membuat orang yang mengonsumsinya berhalusinasi," katanya kepada Bernama usai tampil sebagai tamu di acara Ruang Bicara Bernama TV pada 5 April lalu.

"Tes urine pada mereka yang menggunakan obat ini akan menunjukkan hasil positif." sambungnya.

Zainudin menambahkan, obat terlarang tersebut tidak banyak digunakan dan kurang populer di pasar lokal, namun polisi tetap berhati-hati.

Pada 2002, dilaporkan ada beberapa pecandu di Malaysia yang mengendus kotoran sapi segar hingga mabuk, terutama mereka yang tidak mampu membeli narkoba, menurut The Sydney Morning Herald.

"Kotoran sapi mengeluarkan gas seperti belerang, dan para pecandu mengendus gas ini untuk mabuk," kata seorang pejabat di Badan Narkotika Nasional.

"Masalahnya belum terlalu serius, tapi kami khawatir karena metode ini membuat pecandu bisa mabuk secara gratis," kata pejabat itu.

Sementara itu, Zainudin mengatakan sindikat lebih aktif menggunakan layanan e-hailing, kurir, dan e-commerce untuk menjalankan aktivitasnya saat pandemi Covid-19.

baca juga

Zainudin juga mengungkapkan bahwa dari 18 Maret 2020 hingga 5 April 2021, dilakukan 156 penangkapan yang melibatkan pengirim dan penerima melalui e-hailing (40 penangkapan), kurir (100) dan e-commerce (16).

"Kami bekerja sama dengan perusahaan jasa kurir dan perusahaan akan melaporkan jika ada informasi barang yang mencurigakan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Macet, Dua Pria Ini Tidur Lelap Saat Menunggu Lampu Merah

Bikin Macet, Dua Pria Ini Tidur Lelap Saat Menunggu Lampu Merah

News | Selasa, 06 April 2021 | 15:54 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Ajukan Banding Kasus Korupsi 1MDB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Ajukan Banding Kasus Korupsi 1MDB

News | Selasa, 06 April 2021 | 12:39 WIB

Best 5 Oto: All New Toyota GR 86 versi 2022, Extreme E Usung Kesetaraan

Best 5 Oto: All New Toyota GR 86 versi 2022, Extreme E Usung Kesetaraan

Otomotif | Selasa, 06 April 2021 | 08:18 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×