facebook

Rancang Teror Lewat WAG Batalyon Iman, 6 Teroris Makassar Diringkus Densus

Agung Sandy Lesmana
Rancang Teror Lewat WAG Batalyon Iman, 6 Teroris Makassar Diringkus Densus
Ilustrasi Tim Densus 88 Antiteror bekuk teroris. (Suara.com/Rambiga)

"Mereka Ini adalah kelompok Villa Mutiara. Mereka punya grup 'WhatsApp' dengan nama Batalyon Iman," kata Rusdi

Suara.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri kembali menangkap enam terduga teroris anggota kelompok Villa Mutiara yang terlibat aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar akhir Maret lalu.

"Densus 88 Anti Teror mengamankan lagi 6 terduga teroris ini merupakan kelompok Villa Mutiara Makassar," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa.

Rusdi mengatakan enam terduga teroris itu ditangkap pagi ini tanggal 13 April 2021. Keenamnya berinisial J, D, MS, S alias AL, W, dan S.

"Mereka Ini adalah kelompok Villa Mutiara. Mereka punya grup 'WhatsApp' dengan nama Batalyon Iman," kata Rusdi

Baca Juga: Arah ke Rumah, Terduga Teroris Pasar Rebo Diciduk Densus usai Salat Jumat

Rusdi mengatakan grup "whatsapp" tersebut digunakan oleh anggota kelomopok Villa Mutiara untuk berkomunikasi dan mempraktikkan cara-cara melakukan teror.

"Komunikasi dalam grup 'whatsapp' tersebut mereka membicarakan tentang rencana-rencana 'amaliyah' selanjutnya, dan juga 'whatsapp' grup itu membicarakan, mempraktikkan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak," ungkap Rusdi.

Rusdi menyebutkan, semua terduga teroris ditangkap di sekitar Makassar, kecuali terduga teroris berisial D yang diamankan di Kabupaten Goa.

Dari para terduga teroris yang diamankan, Tim Densus juga mengamankan barang bukti berupa satu senapan angin, 7 buah telepon genggam (ponsel) dan satu sepeda motor.

"Senapan angin yang diamankan digunakan oleh mereka untuk latihan mereka bagaimana menggunakan senjata, kemudian juga 7 buah ponsel, kemudian satu kendaraan roda dua," kata Rusdi.

Baca Juga: Kapolri Perintahkan Kadensus Usut Jaringan Pelaku Teror di Mabes Polri

Rusdi menyebutkan setelah kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Tim Densus 88 Anti Teror Polri terus melakukan kegiatan dan tindakan kepolisian dalam rangka mencegah aksi-aksi terorisme di Tanah Air.

Komentar